Langganan Claude AI Tak Lagi Dukung OpenClaw, Disebut Bebani Sistem

OpenClaw, Anthropic, langganan Claude, agen AI, Langganan Claude AI Tak Lagi Dukung OpenClaw, Disebut Bebani Sistem

Perusahaan kecerdasan buatan (AI) Anthropic menghentikan dukungan terhadap platform pihak ketiga OpenClaw pada layanan langganan chatbot Claude.

Langkah ini diambil karena penggunaan OpenClaw dinilai membebani kapasitas komputasi sistem Anthropic.

Kepala Claude Code di Anthropic, Boris Cherny, mengatakan bahwa mulai Sabtu pukul 12.00 waktu setempat, langganan Claude AI tidak lagi mendukung integrasi dengan OpenClaw.

Sebagai alternatif, pengguna yang masih ingin mengakses layanan tersebut harus membeli paket penggunaan tambahan (extra usage bundles) atau menggunakan API key Claude secara terpisah melalui platform pengembang Anthropic.

Alasan lonnjakan pengguna

Cherny menjelaskan, kebijakan untuk menghentikan dukungan kepada OpenClaw didorong oleh lonjakan permintaan terhadap Claude dalam beberapa waktu terakhir. 

Model AI tersebut diklaim mengalami peningkatan permintaan penggunaan bahkan sempat menduduki peringkat teratas di Apple App Store Amerika Serikat pada Maret lalu. 

Akibat tingginya permintaan tersebut, Anthropic juga dilaporkan sempat menyesuaikan batas penggunaan (usage limits) bagi pelanggan berlangganan.

"Kami telah bekerja keras untuk memenuhi permintaan terhadap Claude, dan langganan kami tidak dirancang untuk pola penggunaan dari alat pihak ketiga seperti ini," tulis Cherny dalam unggahan di media sosial X (dulu Twitter). 

Menurut Cherny, kapasitas merupakan sumber daya yang harus dikelola dengan hati-hati, sehingga perusahaan memprioritaskan pengguna yang memakai produk dan API resmi mereka secara langsung. 

Seorang juru bicara Anthropic juga menyebut bahwa penggunaan Claude melalui alat pihak ketiga seperti OpenClaw melanggar ketentuan layanan (terms of service) dan memberikan "beban yang tidak proporsional" terhadap sistem. 

Pendiri OpenClaw, Peter Steinberger, mengatakan di X bahwa dirinya bersama Dave Morin, anggota dewan OpenClaw Foundation, sebelumnya telah mencoba "membujuk" Anthropic untuk membatalkan keputusan penghentian dukungan tersebut. 

“Kami mengatakan kepada Anthropic bahwa banyak pengguna yang berlangganan hanya karena OpenClaw, dan akan menjadi kerugian jika mereka diputus aksesnya," ujar Steinberger kepada Business Insider melalui pesan teks.

Hailnya, kebijakan tersebut sempat berhasil ditunda selama satu minggu, sebelum akhirnya tetap diberlakukan sepenuhnya.

"Namun sekarang mereka mencoba mengumumkan ini secara diam-diam pada Jumat malam," jelasnya, sebagaimana dikutip KompasTekno dari BusinessInsider

OpenClaw picu tren agen AI

OpenClaw sendiri merupakan platform agen AI yang memungkinkan pengguna menjalankan layanan AI seperti Claude untuk melakukan berbagai tugas secara otomatis. Asisten ini dapat melakukan berbagai tugas di aplikasi lain serta membantu alur kerja pengguna.

Popularitas OpenClaw bahkan dinilai memicu tren penggunaan AI. Beberapa pengguna memanfaatkan teknologi ini untuk mengelola aktivitas harian mereka. 

Salah satu pendiri perusahaan rintisan (startup) bahkan mengaku telah membuat sembilan AI Agent untuk menangani pekerjaan administratif dan kebutuhan rumah tangga. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang