Agen Enzo Fernandez Buka Peluang Hengkang dari Chelsea

Enzo Fernandez, Javier Pastore, Chelsea, Liga Inggris, Premier League, Real Madrid, bursa transfer, Agen Enzo Fernandez Buka Peluang Hengkang dari Chelsea

 Masa depan gelandang internasional Argentina, Enzo Fernandez, di Stamford Bridge kini menjadi tanda tanya besar.

Agen dari Enzo Fernandez, Javier Pastore, menyatakan kesiapannya untuk mencari opsi klub baru jika Chelsea tidak mampu memberikan kesepakatan kontrak yang memuaskan.

Spekulasi kepindahan ini mencuat setelah Enzo Fernandez menerima sanksi internal berupa larangan bertanding dalam dua laga dari pelatih Liam Rosenior.

Hukuman tersebut dijatuhkan menyusul pernyataan sang gelandang dalam sebuah wawancara saat jeda internasional yang dianggap melampaui batas oleh pihak klub, meski ia masih terikat kontrak panjang hingga tahun 2032 di Liga Inggris.

Ketegangan antara pihak pemain dan klub memuncak setelah Enzo dilarang tampil dalam laga krusial melawan Port Vale di Piala FA dan Manchester City di Premier League.

Javier Pastore mengkritik keras keputusan tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan yang tidak berdasar karena kliennya tidak pernah menyatakan ingin meninggalkan London.

“Enzo tidak memahami situasinya. Ketika pelatih memberitahunya, dia menerimanya karena dia adalah orang yang sangat profesional yang selalu berkomitmen penuh di mana pun dia berada dan menghormati keputusan," ungkap Pastore dikutip dari Football Espana.

"Namun, kami tidak mengerti hukumannya karena dia tidak menyebutkan klub mana pun atau mengatakan dia ingin meninggalkan Chelsea, jauh dari itu; dia hanya menyebutkan Madrid, kota itu,"

"Sebab, ketika dia ditanya kota Eropa mana yang ingin dia tinggali suatu hari nanti, dan dia mengatakan Madrid karena bahasanya, karena mirip dengan Buenos Aires dan karena itu logis – wajar bagi orang Argentina untuk mengatakan itu – dan juga karena budayanya, cuacanya…"

"Tetapi sama sekali dia tidak mengatakan dia ingin meninggalkan Chelsea atau London,” lanjut Javier Pastore.

Pria berusia 36 tahun itu juga menambahkan pembelaannya terkait loyalitas sang pemain.

“Saya ulangi lagi: dia tidak mengatakan ingin pergi atau lebih memilih tinggal di Madrid daripada London," tegas Pastore.

"Dia tidak tidak menghormati siapa pun. Hukuman ini sama sekali tidak adil – melarang pemain bermain selama dua pertandingan, yang terlebih lagi sangat penting bagi Chelsea karena kualifikasi ke Liga Champions dipertaruhkan dan dia adalah salah satu pemain terpenting tim.”

Enzo Fernandez, Javier Pastore, Chelsea, Liga Inggris, Premier League, Real Madrid, bursa transfer, Agen Enzo Fernandez Buka Peluang Hengkang dari Chelsea

Gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ketiga timnya pada laga Liga Inggris antara Tottenham Hotspur dan Chelsea di Tottenham Hotspur Stadium pada 8 Desember 2024.

Kebuntuan Negosiasi Kontrak dan Ketertarikan Real Madrid

Di tengah ketidakpastian ini, raksasa Spanyol Real Madrid dikabarkan terus memantau situasi sang gelandang untuk memperkuat lini tengah mereka pada bursa transfer mendatang.

Pastore mengungkapkan bahwa pembicaraan mengenai perpanjangan kontrak yang telah dimulai sejak akhir tahun lalu belum menemui titik temu karena tawaran klub dianggap tidak sesuai dengan nilai pasar sang pemain saat ini.

“Memang sudah ada pembicaraan tentang perpanjangan kontraknya. Kami mulai membahasnya sekitar bulan Desember atau Januari, tetapi kami tidak mencapai kesepakatan," jelas Javier Pastore.

"Karena kontrak Enzo masih tersisa enam tahun, kami memutuskan untuk tidak memperpanjangnya karena persyaratannya tidak sesuai untuk kami atau untuk sang pemain; mengingat kemampuan Enzo saat ini, dia pantas mendapatkan lebih dari yang dia peroleh saat ini."

"Kami belum mencapai kesepakatan dan mungkin ini membuat klub kesal, mengingat dia adalah pemain yang sangat penting, tetapi ini adalah hal-hal yang harus diatasi,” tambah sang agen.

Kondisi Chelsea yang masih berjuang menembus zona Liga Champions disebut-sebut menjadi faktor lain yang memengaruhi kenyamanan pemain.

Pastore mengisyaratkan adanya ketidakpuasan terkait cara klub menangani masalah internal, termasuk urusan gaji dan rasa hormat terhadap pemain.

“Rencana kami setelah Piala Dunia adalah bertemu kembali dengan Chelsea dan, jika tidak ada kesepakatan, untuk menjajaki opsi lain,” tutup Javier Pastore.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang