Mudik H-6 Membludak, 80 Ribu Penumpang Menyeberang dari Bali ke Jawa

Pelabuhan Gilimanuk, Mudik H-6 Membludak, 80 Ribu Penumpang Menyeberang dari Bali ke Jawa

Arus penyeberangan Bali menuju Jawa pada H-6 Lebaran meningkat signifikan. 

Data Posko Angkutan Lebaran mencatat jumlah penumpang mencapai 80.416 orang atau naik 33,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 60.099 orang.

Total kendaraan yang menyeberang tercatat 25.885 unit atau meningkat 35,4 persen dari tahun lalu yang berjumlah 19.122 unit.

Sepeda motor menjadi jenis kendaraan dengan kenaikan tertinggi yakni 18.306 unit atau naik 52,7 persen dibandingkan tahun lalu 11.987 unit. 

Sementara itu, kendaraan roda empat tercatat 5.044 unit atau naik 9,2 persen dari 4.620 unit.

Kemudian, jumlah bus yang menyeberang mencapai 945 unit atau meningkat 39 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 680 unit. 

Sedangkan truk tercatat 1.590 unit atau turun 13,4 persen dari tahun lalu yang mencapai 1.835 unit.

ASDP Operasikan 35 Kapal

Mengantisipasi lonjakan tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menerapkan operasi sangat padat di lintasan Ketapang–Gilimanuk dengan mengoperasikan 35 kapal.

Skema Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) juga diterapkan di dermaga MB1, MB4, dan LCM sehingga kapal yang tiba langsung melakukan bongkar muatan dan segera kembali berlayar tanpa memuat kendaraan.

"Berbagai langkah percepatan operasional terus kami lakukan bersama stakeholder, mulai dari pengaturan lalu lintas di jalur antrean hingga optimalisasi layanan penyeberangan, agar arus kendaraan tetap bergerak dan antrean dapat segera terurai,” ujar Direktur Utama ASDP Heru Widodo dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin (16/3/2026).

Di sisi lalu lintas, Kepolisian menerapkan rekayasa satu arah (one way) dengan radius sekitar 4,5 kilometer untuk mempercepat arus kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Kendaraan kecil juga dialihkan menuju Buffer Zone Kargo guna mengurangi kepadatan di jalur utama.

Pantauan pada 16 Maret 2026 pukul 14.00 Wita menunjukkan antrean kendaraan mencapai sekitar KM 15.

Namun, antrean terpecah di beberapa titik seiring pengaturan lalu lintas dan penyerapan kendaraan menuju kawasan pelabuhan.

“ASDP berkomitmen mengoptimalkan operasional kapal dan dermaga agar arus kendaraan terserap maksimal,” ujar GM ASDP Cabang Ketapang Arief Eko.

"Kami juga mengimbau pengguna jasa untuk mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama," pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang