Permintaan Motor Honda Diprediksi Naik 15 Persen Jelang Lebaran
Jelang Lebaran 2026, biasanya permintaan motor baru akan meningkat pesat. Hal ini yang diprediksi oleh Astra Honda Motor (AHM).
Jenama asal Jepang tersebut menilai, pasar kendaraan roda dua bakal bergeliat saat momen Idul Fitri. Bahkan sudah terasa sejak awal bulan puasa.
"Di Lebaran seharusnya selama sebulan bisa naik 15 persen. Tetapi tergantung timing Lebaran di tanggal berapa," ungkap Octavianus Dwi Putro, Direktur Marketing AHM di Jakarta Utara beberapa waktu lalu.
Ia menuturkan bahwa Lebaran tahun ini berlangsung pada akhir Maret 2026. Sehingga membawa keuntungan bagi para pabrikan.

Sebab banyak masyarakat berbondong-bondong memboyong motor Honda, menggunakan uang gajian maupun THR.
"Karena memang siklusnya kan begitu, menjelang Lebaran naik. Nanti setelahnya sedikit ada koreksi," ia melanjutkan.
Berangkat dari fakta di atas, berbagai upaya pun dilakukan oleh Honda untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Seperti dengan menggenjot produksi motor Honda, sehingga konsumen tidak perlu inden terlalu lama.
Dengan begitu, kendaraan roda dua yang dibeli bisa digunakan saat bersilaturahmi ke rumah sanak saudara pada Lebaran 2026.
"Harapannya sampai Lebaran nanti kita akan bisa fulfill permintaan market yang kelihatannya ada kenaikan ini," tegas Octa.
Dia pun berharap pasar motor baru terus menunjukkan peningkatan, terutama saat banyak rintangan menghadang.
Jadi mampu membawa banyak dampak positif, seperti bisa menambah pendapatan negara.
Pertahankan Dominasi Pasar
Di sisi lain, Honda terus mempertahankan dominasi mereka di pasar motor baru Indonesia pada awal tahun.
Manufaktur asal Jepang ini mencatatkan distribusi kendaraan roda dua dari pabrik ke diler (wholesales) sebesar 898 ribu unit.
Angka di atas dibukukan selama periode Januari sampai Februari 2026. Menjadi sebuah raihan positif bagi Honda.

Mengingat total wholesales motor baru di Tanah Air pada awal tahun berada di level 1.141.578 unit.
"Tumbuh sekitar 3,5 persen, dengan kondisi ini kami di roda dua bersyukur karena memang dengan kondisi ekonomi yang menantang kita masih bisa memenuhi kebutuhan konsumen," kata Ahmad Muhibbudin, General Manager Corporate Communication AHM.
Melalui kinerja positif di awal tahun, Honda berharap bisa mencatatkan raihan apik sepanjang 2026.