Kapolda Jabar Bongkar Jurus Atasi Macet Mudik di Nagreg, 10 Menit Langsung Lancar!
Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Polisi Rudi Setiawan mengatakan, skema yang berbeda dengan sistem satu arah permanen itu diterapkan secara situasional berdasarkan panjang antrean kendaraan di titik rawan kemacetan, seperti Limbangan dan Nagreg.
Menurutnya, skema itu terbukti efektif mencairkan kepadatan lalu lintas dalam hitungan menit. Koordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat juga dilakukan untuk memastikan ekor kemacetan tidak mengunci pergerakan kendaraan.
"Cukup efektif hasilnya dalam waktu tidak terlalu lama, ini bisa mencairkan arus lalu lintas. Itu tadi terbukti ya, tadi cuman 10 menit, katanya gitu, sudah bisa lancar kembali di Limbangan," tutur dia, dikutip Senin, 16 Maret 2026.
Dia menyebut, selain mengelola lalu lintas di ruas tol, personel juga dikonsentrasikan untuk menjaga kelancaran jalur arteri dari Nagreg hingga perbatasan Jawa Tengah.
"Kami hari ini juga fokus kepada arteri. Dua hari kemarin kami melakukan penatalaksanaan manajemen di ruas jalan tol. Hari ini kita dari Karawang menuju ke daerah Priangan Timur," kata dia.
Berdasar pantauan di lapangan, kata dia, arus kendaraan pada H-6 Lebaran tercatat meningkat hingga 100 persen dibanding hari normal. Meski volume kendaraan meningkat, ia memastikan pergerakan pemudik menuju wilayah Priangan Timur masih relatif lancar dan terkendali.
"Alhamdulillah, ada peningkatan sebesar 100 persen, tapi bisa kita lihat saksikan bersama bahwa lalu lintas cukup lancar," katanya.
Pihaknya memprediksi gelombang arus mudik di wilayah mereka terbagi dalam dua fase. Setelah peningkatan stabil pada hari ini, puncak arus mudik kedua diperkirakan terjadi pada 19-20 Maret.
"Sepertinya peningkatan pertama ini relatif masih stabil. Mungkin puncak mudik kedua diperkirakan tanggal 19-20 ini akan terjadi peningkatan arus mudik. Tapi kita semua jajaran telah siap," kata Rudi.
Sementara itu, data Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung menunjukkan volume kendaraan yang melintas di Jalur Nagreg cukup tinggi.
Kepala Bidang Pengembangan Transportasi Dishub Kabupaten Bandung Eric Alam Prabowo mengatakan hingga Minggu petang sekitar 43 ribu kendaraan telah melintas.
Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan Sabtu yang selama 24 jam tercatat sekitar 39.000 kendaraan melintas.
Eric menambahkan angka tersebut juga meningkat sekitar 44 persen dibandingkan H-6 Lebaran 2025 dan diperkirakan masih akan bertambah karena perhitungan masih berlangsung. (Ant)