Kopi Kenangan Buka Cabang di 6 Negara, Intip Strateginya

Kopi Kenangan bakal menambah daftar negara baru yang menjadi lokasi ekspansi gerainya dalam waktu dekat, yakni Taiwan.
Dengan demikian, Kopi Kenangan tercatat melakukan ekspansi ke tujuh negara meliputi Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, India, Australia, dan Taiwan.
Di setiap negara tersebut, setidaknya terdapat tiga sampai ratusan gerai Kopi Kenangan yang tersebar di berbagai titik.
Bahkan di Indonesia sendiri, jumlah cabang Kopi Kenangan sudah mencapai 1.137 gerai hingga Desember 2025 silam.
Strategi buka cabang coffee shop di luar negeri
Cabang Kenangan Coffee (Kopi Kenangan) di Sydney, Australia, yang dibuka pada Senin (14/4/2025) lalu.
Group CEO & Co-Founder Kenangan Brands, Edward Tirtanata, mengungkapkan strategi ekspansi Kopi Kenangan.Secara umum, lanjut Edward, menu berbasis kopi susu gula aren tetap menjadi salah satu pilihan favorit konsumen Kopi Kenangan di berbagai negara.
Namun, konsumen di setiap negara tentu memiliki preferensi yang berbeda, sehingga beberapa menu dapat menunjukkan tingkat popularitas yang berbeda antara pasar domestik dan internasional.
Di Indonesia, salah satu menu favorit Kopi Kenangan adalah Kopi Kenangan Mantan yang telah terjual sebanyak jutaan gelas setiap hari di berbagai kota di Indonesia.
Kopi Kenangan Mantan, salah satu menu populer Kopi Kenangan.
Selain perbedaan preferensi, pihaknya juga menyesuaikan dengan tren ngopi di masing-masing negara.Misalnya, di India. Jam operasionalnya disesuaikan dengan kebiasaan jam minum kopi penduduk setempat yang biasanya pukul 16.00 waktu setempat.
"Setelah saya selidiki, memang jam makan siang di India itu sangat telat sampai jam 14.00. Setelah jam 14.00-an mereka selesai (makan siang), mereka ngopi," kata Edward, seperti dikutip , Jumat (13/3/2026).
Sementara itu, di Singapura, pihaknya menggunakan self-ordering kiosk (mesin pemesanan mandiri) guna menyesuaikan dengan kebiasaan penduduk setempat yang lebih suka memesan kopi lewat mesin.
"Dan ternyata benar, sekitar 80 persen pemesanan kita (di Singapura) dari self-ordering kiosk," ujar dia.
Tantangan eskpansi
Founder & Group CEO Kenangan Brands, Edward Tirtanata di Jakarta Selatan, Selasa (15/4/2025).
Sukses membuka cabang di berbagai negara, Edward tidak menampik adanya sejumlah tantangan bisnis yang dihadapi selama proses ekspansi."Menjalankan bisnis coffee shop di pasar internasional tentu menghadirkan dinamika yang
berbeda, mulai dari regulasi, struktur biaya, hingga perilaku konsumen," kata Edward.
"Tantangannya adalah bagaimana menjaga konsistensi identitas brand sekaligus tetap relevan dengan konteks pasar lokal," sambung dia saat dihubungi Kompas.com secara tertulis, Selasa (10/3/2026).
Saat ini, Kopi Kenangan memiliki standar operasional yang terintegrasi, termasuk dalam hal kualitas bahan baku, proses penyeduhan, pelatihan barista, serta sistem pengawasan kualitas.
Pendekatan ini memastikan setiap gerai Kopi Kenangan, baik di dalam maupun luar negeri,
dapat memberikan pengalaman produk dan layanan yang konsisten kepada konsumen.
Ekspansi selanjutnya
Edward menjelaskan bahwa Indonesia masih menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan perusahaan, dengan sekitar 75 persen berasal dari bisnis gerai Kopi Kenangan di dalam negeri.
Malaysia menyusul sebagai kontributor terbesar berikutnya sebesar 15 persen dari total pendapatan.
Sementara itu, kontribusi dari pasar internasional lainnya berasal dari beberapa negara tempat
Kopi Kenangan beroperasi, termasuk Singapura, Filipina, India, dan Australia, serta dari
segmen produk ready-to-drink kopi botolan.
Lebih lanjut, Edward mengatakan, saat ini dirinya masih belum bisa menginformasikan target ekspansi Kopi Kenangan berikutnya.
"Kopi Kenangan terus mengevaluasi berbagai peluang ekspansi di pasar internasional yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi dan kesesuaian dengan strategi jangka panjang perusahaan. Fokus utama kami adalah memastikan setiap ekspansi dilakukan secara terukur dan berkelanjutan," pungkas dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang