Ajang Lari Sambut HUT Ke-81 RI, Targetkan 6000 Peserta
Titan Run kembali hadir pada 2026. Ajang tahun ini terbilang spesial lantaran bertepatan dengan HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus memperingati satu dekade berlangsungnya lomba lari ini.
Lomba lari yang pertama kali digelar pada 2016 ini masih konsisten sebagai salah satu event lari yang diminati para pelari nasional.
Selama satu dekade, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan yang merayakan semangat kemerdekaan melalui aktivitas lari.
Pada edisi terkini, perlombaan akan mengambil lokasi di ICE BSD pada Sabtu (15/8/2026) dengan target partisipan sebanyak 6.000 peserta dari berbagai daerah.
"Tahun ini masih sama sebetulnya dengan tahun lalu, (target) 6000 peserta, karena kami juga ingin kualitasnya tetap terjaga ya," kata Project Director of Titan Run 2026, Ailiy, dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).
"Kami juga tidak hanya memberikan ajang lari tapi juga menyediakan makanan setelah finis dan juga yang terutama durian."
“Tahun ini juga sangat special karena Titan Run memasuki tahun ke-10. Selama satu dekade, event ini bukan hanya lomba lari, tetapi menjadi simbol kebersamaan—menghubungkan karyawan, komunitas lari, dan masyarakat. Tahun ke-10 ini adalah perayaan perjalanan kita bersama," lanjutnya.
Kategori Lari
Adapun kategori yang dilombakan yaitu kategori ikonik 17,8K sekaligus menjadi ciri khas yang membedakan Titan Run dari event lari lainnya.
Angka tersebut melambangkan tanggal 17 Agustus, hari bersejarah yang menandai kemerdekaan Republik Indonesia. Kategori ini telah menjadi identitas unik yang merepresentasikan semangat nasionalisme yang diusung Titan Run sejak awal.
Selain nomor 17,8K, panitia juga membuka dua kategori lain, yakni 10 kilometer dan 5 kilometer.
Kedua kategori ini dirancang agar dapat diikuti oleh pelari dengan berbagai tingkat kemampuan, mulai dari pemula hingga atlet profesional.
Project Lead Titan Run 2026, Vickers Gunawan, memastikan rute lomba tahun ini akan mengalami sejumlah peningkatan dibandingkan edisi sebelumnya.
"Kalau untuk rute tahun ini pasti jauh lebih baik daripada tahun lalu. Kami usahakan jauh lebih steril juga, tidak banyak kendaraan, jadi masing-masing pelari bisa mencari personal base-nya pada Titan Rum 2026 kali ini," tutur Vickers Gunawan.
"Kalau water station kami sediakan di setiap 2,5 km, lalu ambulance ada di tiga titik, marshall juga semua stand by. Jadi keamanan, kenyamanan pelari, dan dokumentasi juga kami provide," jelasnya.
Total Hadiah
Yang membuat semakin menarik, Titan Run menyiapkan hadiah uang tunai.
Untuk kategori 17,8K, juara akan memperoleh Rp 10 juta, posisi kedua Rp 9 juta, dan tempat ketiga Rp 8 juta.
Di nomor 10K, hadiah yang diperebutkan adalah Rp 7 juta bagi juara, Rp 6 juta untuk posisi kedua, dan Rp 5 juta bagi peringkat ketiga.
Sementara pada kategori 5K, pemenang berhak atas hadiah Rp 4 juta, diikuti Rp 3 juta untuk runner-up dan Rp 2 juta bagi peringkat ketiga.
"Mungkin door prize ditambah, tahun lalu kan hanya mobil, tahun ini ada mobil dan motor," kata Vickers.
Titan Run bukan hanya sekadar lomba lari, melainkan ruang perayaan bagi para pesertanya yang menghadirkan berbagai hidangan dan hiburan yang bisa dinikmati setelah melewati garis finis.
Salah satu tradisi yang paling ditunggu adalah "Durian Party", sajian durian bagi para finisher sebagai bentuk apresiasi.
Tradisi unik tersebut bahkan membuat Titan Run mencatatkan rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada 2025 sebagai lomba lari pertama yang menyajikan durian bagi peserta.
"Harapannya semua berjalan lancar dan teman-teman pelari jangan lupa tetap latihan, jangan tiba-tiba ikut lari nanti cedera kan. Jadi pesannya walaupun masih lama tetap latihan sampai nanti di acara Titan Run 2026," ucap Vickers.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang