Lebih dari Sekedar Event Musiman, Ajang Olaharga Lari Jadi Dukungan Nyata untuk UMKM
Dalam beberapa tahun terakhir, ajang olahraga lari semakin marak diselenggarakan berbagai komunitas, korporasi hingga lembaga pemerintahan. Bukan lagi sekadar kegiatan musiman untuk gaya hidup sehat, aktivitas ini ternyata menjadi gerakan sosial dan ekonomi yang memberi dampak luas.
Di balik semangat para pelari menaklukkan garis finis, tersimpan geliat ekonomi lokal yang tumbuh lewat partisipasi UMKM. Mulai dari penjual kuliner, penyedia perlengkapan olahraga, hingga produk kreatif daerah, semuanya turut merasakan manfaat dari setiap event lari yang digelar di berbagai kota Indonesia.
Salah satunya event lari yang digelar ritel minimarket, Alfarmart Run, yang memasuki edisi keempat. Tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan, Alfamart Run, juga menjadi wujud nyata komitmen dalam mendukung pertumbuhan UMKM lokal.
Di area acara, sejumlah tenant UMKM turut berpartisipasi menyediakan makanan dan produk unggulan secara gratis bagi peserta. Menariknya juga, ribuan koper goodie bag yang dibagikan tahun ini merupakan hasil karya pengrajin lokal UMKM Intako Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur.
Kolaborasi ini menjadi simbol nyata sinergi antara Alfamart dan pelaku usaha kecil untuk Tumbuh Bersama. Keterlibatan UMKM ini mendapat apresiasi dari Menteri UMKM RI Maman Abdurahman, melalui Deputi Bidang UMKM, Riza Damanik yang ikut berpartisipasi dalam acara tersebut.
Tahun 2025, Alfamart Run membagikan goodie bag seberat 40 Kg dengan total Rp13 miliar yang dibagikan untuk seluruh peserta. Total tersebut kembali mencatat rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Lomba Lari yang Setiap Pesertanya Mendapatkan Goodie Bag dengan Isi Produk Terbanyak.
Dengan biaya pendaftaran sebesar Rp500 ribu per kategori, peserta sudah mendapatkan race pack, medal, asuransi perlindungan diri di hari H, serta goodie bag dengan value lebih dari Rp4 juta rupiah. Uniknya, jersey yang digunakan peserta, menggunakan material daur ulang botol plastik PET di mana satu jersey setara dengan mendaur ulang 16 botol PET ukuran 1,5 liter.
Di kategori 5K pria, juara satu diraih oleh Febtri Putra Zega dengan waktu finis 15 menit 14 detik, sementara tempat kedua ditempati Juan Arya dan posisi ketiga diisi oleh Panji Adi Putra. Pada kategori 5K wanita, Agustina Mardika Manik berhasil jadi yang tercepat dengan perolehan waktu 17 menit 21 detik, disusul podium dua Isania Tarigan dan tiga Bektiningsih Primadianfitri.
Pada kategori 10K pria, Rikki Simbolon berhasil jadi yang tercepat dengan catatan waktu 31 menit 58 detik, disusul Agus Prayogo di tempat kedua dan Ahmad Daroini di tempat ketiga. Sementara di 10K wanita, Dwi Tiansi Anggraini berhasil meraih podium satu dengan waktu 38 menit 31 detik, disusul Marhaendrassiwi D Palupi di podium dua dan Wahyu Subyanttari di podium tiga.
Para peserta meninggalkan area acara dengan wajah gembira. Koper berisi goodie bag menjadi bukti nyata keseruan yang mereka bawa pulang. Tak sedikit peserta yang kemudian membagikan momen kebersamaan, isi goodie bag, dan kemeriahan acara di media sosial.
Unggahan-unggahan itu viral di jagat maya. Alhasil, menjadikan Alfamart Run 2025 bukan sekadar lomba lari, tetapi juga perayaan gaya hidup sehat, kebersamaan, dan dukungan nyata untuk UMKM Indonesia.