Kategori Half Marathon Kembali Hadir di 910Nineten Race 2026, Intip Persiapan dan Tip Dokter Tirta
Geliat event lari massal di Indonesia dipastikan kembali semarak menjelang akhir tahun ini. Ajang lari berskala nasional, 910Nineten Race 2026, resmi diumumkan akan kembali bergulir pada 11 Oktober 2026 mendatang di kawasan ICE BSD, Tangerang.
Memasuki tahun kedua penyelenggaraannya, kompetisi ini mengusung misi berkelanjutan untuk meningkatkan level dan kelas para pelari lokal. Kategori yang dilombakan pun tetap mempertahankan format kompetisi jarak jauh standar nasional, yakni Half Marathon (HM) dengan jarak 21,195 kilometer, kategori 10K, serta kategori 5K.
Race Director 910Nineten Race 2026, Asep Hadian, menjelaskan bahwa ajang tahun ini dirancang untuk menantang para pelari, baik dari kelas pemula hingga atlet elite, untuk memecahkan rekor waktu terbaik mereka sendiri (personal best). Atmostfer kompetisi juga diprediksi akan jauh lebih ketat seiring dengan melonjaknya target kuota peserta.
"Jika tahun lalu sukses diikuti oleh lebih dari 2.000 pelari, maka tahun ini kami menargetkan akan ada 3.000 lebih pelari yang akan ikut mendaftarkan diri sebagai peserta dan berlomba di trek ICE BSD," ujar Asep dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Minggu (7/6/2026).
Untuk menjaga kualitas kompetisi, pihak penyelenggara membagi kuota peserta secara terukur, yakni 750 slot untuk kategori Half Marathon, 1.000 slot untuk kategori 10K, dan 1.250 slot untuk kategori 5K. Guna mengapresiasi sportivitas para atlet nasional, panitia tetap menyediakan panggung podium beserta hadiah bagi lima pemenang terbaik (Juara 1 sampai 5) untuk kategori pria (male) maupun wanita (female).
Selain aspek kompetisi murni di atas lintasan, ajang kali ini juga menyelipkan misi sosial. CEO 910Nineten Indonesia, Anastasia Irene, mengungkapkan bahwa sebagian dari dana pendaftaran para peserta di setiap kategori akan disisihkan untuk didonasikan kepada yayasan kemanusiaan.
Tip Performa dari Dokter Tirta: Kombinasi Strength Training
Mempersiapkan fisik menuju balapan intensif seperti Half Marathon memerlukan strategi latihan yang matang. Enthusiast runner sekaligus edukator kesehatan, Dokter Tirta, turut membagikan tip penting bagi para pegiat olahraga lari yang ingin meraih catatan waktu terbaik di ajang ini.
Menurut dr. Tirta, setiap pelari harus mengenali tujuannya sejak awal, apakah sekadar menjaga kebugaran atau mengejar kecepatan (pace). Bagi pelari non-atlet yang ingin meningkatkan performa kompetitifnya secara aman, ia sangat menyarankan untuk tidak hanya melakukan latihan lari (running).
"Kuncinya, kalau kalian bukan atlet, jangan cuma lari saja. Ambil juga strength training (latihan kekuatan) dan workout. Itu penting untuk menunjang performa otot," kata dr. Tirta.
Ia juga menambahkan, bagi pelari yang menargetkan kecepatan tinggi untuk mengejar podium atau personal best, intensitas latihan harus mulai ditingkatkan ke zona pace yang menantang secara konsisten, dibarengi dengan manajemen berat badan serta penurunan kadar lemak tubuh (fat percentage).
Pendaftaran resmi untuk kompetisi lari nasional ini akan segera dibuka secara daring melalui situs resmi penyelenggara dan mitra tiket resmi. Informasi mengenai pembukaan registrasi berkala akan diumumkan melalui kanal media sosial resmi komunitas mereka.