4 Insiden Wisatawan Tewas Tenggelam Selama Libur Lebaran 2026

libur Lebaran 2026, Kecelakaan laut, tenggelam, 4 Insiden Wisatawan Tewas Tenggelam Selama Libur Lebaran 2026

Momen libur Lebaran 2026 yang seharusnya menjadi waktu bersukacita berubah menjadi duka di sejumlah titik wisata pantai di Pulau Jawa. Gelombang tinggi dan arus laut yang kuat dilaporkan menelan korban jiwa di Sukabumi, Kebumen, hingga Tasikmalaya.

Berdasarkan data yang dihimpun, setidaknya lima orang dinyatakan meninggal dunia dalam kurun waktu Minggu (22/3/2026) hingga Senin (23/3/2026). Mayoritas korban terseret arus saat sedang bermain di bibir pantai atau ketika berusaha menyelamatkan anggota keluarga lainnya.

Berikut adalah detail tiga insiden tragis di pantai selatan Jawa selama libur Lebaran 2026:

1. Tragedi Ayah, Anak, dan Nelayan di Pantai Ujunggenteng Sukabumi

Insiden memilukan terjadi di Pantai Wisata Alor Tenda Biru Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Tiga orang dilaporkan tewas dalam kejadian ini.

Korban teridentifikasi sebagai Ujang Abduloh (30) dan anaknya, Aden (8). Satu korban lainnya adalah Ace (26), seorang nelayan setempat yang berniat memberikan pertolongan.

Peristiwa bermula saat Aden sedang bermain air di pinggir pantai namun tiba-tiba terseret arus. Sang ayah, Ujang, bersama Ace berusaha menyelamatkan bocah tersebut, namun ketiganya justru ikut tergulung ombak.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Jakarta, Akhmad Rizkiansah, mengonfirmasi bahwa tim gabungan berhasil mengevakuasi ayah dan anak dalam kondisi meninggal dunia tak lama setelah kejadian. Sementara itu, jenazah Ace ditemukan pada Selasa pagi.

"Korban (Ace) ditemukan pada pagi ini sekitar pukul 07.20 WIB dan langsung kita evakuasi menggunakan perahu jukung nelayan," tutur Akhmad Rizkiansah. Jenazah ditemukan pada radius 150 meter dari lokasi awal kejadian.

2. Remaja Bekasi Gugur Usai Selamatkan Adik di Pantai Karangbolong

Kecelakaan laut juga terjadi di Pantai Karangbolong, Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, pada Minggu (22/3/2026). Seorang remaja asal Bekasi, Condro Aji Wicaksono (18), meninggal dunia setelah berupaya memastikan keselamatan adiknya.

Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menjelaskan bahwa saat kejadian, korban sedang bermain bersama adiknya, Handaru Kawidaka (6), di sekitar area karang dan bibir pantai.

"Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.15 WIB. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, saat itu sejumlah pengunjung tengah berada di sekitar bibir pantai dan karang. Kemudian datang ombak besar yang menarik para wisatawan ke tengah," papar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Tim SAR yang sigap berhasil menyelamatkan Handaru (6). Namun, Condro Aji yang dievakuasi 15 menit kemudian ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.

"Meski sempat dilarikan ke IGD RS PKU Muhammadiyah Gombong, nyawa korban tak tertolong. Oleh tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia," pungkas Kapolres.

3. Aksi Heroik Wisatawan Bogor di Pantai Karang Tawulan Tasikmalaya

Di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, seorang wisatawan asal Bogor bernama Iyep meninggal dunia setelah berhasil menyelamatkan seorang bocah bernama Panji (7) yang terseret arus di Pantai Karang Tawulan pada Senin (23/3/2026).

Kasat Polairud Polres Tasikmalaya, Iptu Agus, membenarkan kejadian tersebut. Meski Panji berhasil diselamatkan, Iyep justru kehabisan tenaga dan tenggelam setelah melakukan aksi penyelamatan tersebut.

"Iya ada korban, satu anak masih hidup satu lagi yang dewasa meninggal," beber Iptu Agus saat dikonfirmasi mengenai evakuasi korban.

Korban selamat kini tengah menjalani perawatan intensif. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis di Puskesmas Cikalong, kondisi Panji dinyatakan stabil dan masih bernapas.

4, Santri Hanyut di Sungai Cileungsi Bogor

Selain di kawasan pesisir, kecelakaan air juga terjadi di aliran Sungai Cileungsi, Desa Tajur, Kabupaten Bogor pada Minggu (22/3/2026). Seorang santri, Muhamad Arya Saputra (16), ditemukan meninggal dunia setelah hanyut saat mandi bersama keluarganya pukul 09.30 WIB.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, menyebutkan jasad korban ditemukan sekitar tujuh meter dari titik awal kejadian setelah pencarian selama lima jam.

“Korban mandi di Sungai Cileungsi bersama keluarga. Tanpa disadari, korban ke tengah sungai lalu terbawa arus,” ujar Adam.

Pihak berwenang mengimbau kepada seluruh wisatawan untuk selalu waspada dan mematuhi rambu-ramu peringatan di area wisata air, mengingat kondisi cuaca dan fenomena ombak laut selatan yang sulit diprediksi selama musim liburan ini.

Sebagian Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 3 Insiden Wisatawan Tewas Tenggelam saat Libur Lebaran, di Pantai Sukabumi, Kebumen dan Tasikmalaya

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang