Satu Dekade Titan Run, Lomba Lari Unik dengan Sajian Durian
Ajang lari Titan Run akan kembali digelar pada 2026 dengan nuansa yang lebih spesial. Tahun ini menjadi momen penting karena event tersebut merayakan satu dekade penyelenggaraan sejak pertama kali digelar pada 2016.
Perlombaan lari ini dijadwalkan berlangsung di Indonesia Convention Exhibition BSD City pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Panitia menargetkan sekitar 6.000 pelari ikut ambil bagian dalam ajang tersebut.
Project Director Titan Run 2026, Ailiy, mengatakan jumlah peserta sengaja dibatasi agar kualitas penyelenggaraan tetap terjaga.
“Tahun ini targetnya masih sama seperti tahun lalu, sekitar 6.000 peserta. Kami ingin kualitas event tetap terjaga. Selain lomba lari, kami juga menyiapkan makanan untuk peserta setelah finis, termasuk yang paling ditunggu yaitu durian,” ujar Ailiy di kawasan Sudirman, Rabu 11 Maret 2026.
Salah satu ciri khas Titan Run yang kembali dipertahankan adalah kategori lomba 17,8 kilometer. Angka tersebut memiliki makna khusus karena melambangkan tanggal 17 Agustus, hari kemerdekaan Indonesia.
Kategori 17,8K sejak awal menjadi simbol semangat nasionalisme yang selalu diangkat dalam penyelenggaraan Titan Run.
Selain nomor utama tersebut, panitia juga membuka dua kategori lain yakni 10 kilometer dan 5 kilometer. Kedua kategori ini disiapkan agar bisa diikuti berbagai kalangan pelari, mulai dari pemula hingga atlet berpengalaman.
Project Lead Titan Run 2026, Vickers Gunawan, memastikan rute lomba tahun ini akan mengalami sejumlah peningkatan dibandingkan edisi sebelumnya.
Menurutnya, panitia berusaha menghadirkan lintasan yang lebih steril dari kendaraan agar pelari bisa berlari dengan nyaman dan fokus mengejar catatan waktu terbaik.
“Untuk rute tahun ini kami usahakan jauh lebih baik dan lebih steril dari kendaraan. Jadi pelari bisa mencari personal best mereka di Titan Run 2026,” kata Vickers.
Panitia juga menyiapkan berbagai fasilitas penunjang demi keamanan dan kenyamanan peserta. Water station akan tersedia setiap 2,5 kilometer, sementara ambulans disiagakan di tiga titik sepanjang rute. Para marshall juga akan ditempatkan di sejumlah lokasi untuk memastikan jalannya lomba tetap aman.
Tak hanya itu, hadiah menarik juga menanti para pemenang di setiap kategori.
Untuk kategori 17,8K, juara pertama akan membawa pulang hadiah Rp10 juta, posisi kedua Rp9 juta, dan peringkat ketiga Rp8 juta.
Sementara di kategori 10K, juara pertama mendapat Rp7 juta, posisi kedua Rp6 juta, dan tempat ketiga Rp5 juta. Sedangkan pada kategori 5K, hadiah yang diperebutkan masing-masing Rp4 juta untuk juara pertama, Rp3 juta untuk posisi kedua, dan Rp2 juta bagi peringkat ketiga.
Selain hadiah podium, panitia juga menyiapkan berbagai door prize menarik bagi peserta.
“Tahun lalu hanya ada mobil. Tahun ini kemungkinan door prize-nya ditambah, ada mobil dan juga motor,” ujar Vickers.
Setelah menyelesaikan lomba, para pelari akan diarahkan menuju Race Village, area khusus yang menjadi pusat perayaan acara. Di lokasi ini, peserta bisa menikmati berbagai makanan, minuman, hingga hiburan yang telah disiapkan panitia.
Salah satu tradisi yang paling ditunggu adalah Durian Party, yakni sajian durian gratis bagi para finisher. Tradisi unik ini bahkan membuat Titan Run mendapat pengakuan dari Museum Rekor Dunia Indonesia pada 2025 sebagai lomba lari pertama yang menyajikan durian untuk peserta.
Vickers berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar. Ia juga mengingatkan para pelari untuk mulai mempersiapkan diri sejak sekarang agar terhindar dari cedera saat lomba berlangsung.
“Harapannya semua berjalan lancar. Untuk para pelari jangan lupa tetap latihan dari sekarang supaya nanti saat ikut Titan Run 2026 bisa tampil maksimal,” ujarnya.