Top 5+ Kesalahan Finansial yang Tidak Dilakukan Orang Sukses
Cara seseorang mengelola uang sangat memengaruhi kondisi finansialnya dalam jangka panjang. Namun, bukan hanya soal apa yang dilakukan dengan uang, tetapi juga apa yang tidak dilakukan.
Seorang pelatih keuangan atau financial coach, Michela Allocca mengungkap, ada beberapa kebiasaan yang sengaja dihindari oleh orang yang berhasil membangun kekayaan.
Allocca adalah kreator brand edukasi keuangan Break Your Budget yang memiliki ratusan ribu pengikut di media sosial. Ia membagikan lima hal yang tidak pernah ia lakukan dengan uangnya hingga berhasil mencapai kesuksesan finansial di usia muda.
“Apa yang tidak kamu lakukan dengan uang kamu sama pentingnya dengan apa yang kamu lakukan,” kata Allocca, dikutip dari YourTango, Sabtu (7/3/2026).
Berikut beberapa kebiasaan finansial yang biasanya dihindari oleh orang yang sukses secara finansial.
5 Kesalahan finansial yang tidak dilakukan orang sukses
1. Tidak menunda mengembalikan barang yang tidak dibutuhkan
Banyak orang pernah membeli barang yang ternyata tidak cocok, salah ukuran, atau tidak benar-benar dibutuhkan. Namun sering kali barang tersebut justru dibiarkan tersimpan hingga melewati masa pengembalian.
Menurut Allocca, kebiasaan ini justru merugikan secara finansial. Ia selalu memastikan untuk mengembalikan barang yang tidak benar-benar ia sukai atau butuhkan.
“Jika saya tidak benar-benar menyukainya, saya akan mengembalikannya, bahkan jika itu merepotkan atau saya harus membayar biaya pengembalian,” ujarnya.
Ia menilai menyimpan barang yang tidak digunakan sama saja dengan membuang uang.
Meski harus membayar biaya pengembalian, jumlahnya biasanya jauh lebih kecil dibandingkan harga barang yang telah dibeli.
Aries disebut sebagai zodiak paling impulsif, diikuti Sagittarius, Gemini, Leo, dan Aquarius. Sifat ini bisa jadi kekuatan atau justru bawa masalah.
2. Tidak menyimpan uang di rekening tabungan biasa
Menyimpan uang di rekening tabungan memang lebih baik daripada tidak menabung sama sekali. Namun Allocca menilai, tabungan biasa bukanlah pilihan terbaik untuk mengembangkan uang.
Ia lebih menyarankan penggunaan high-yield savings account atau rekening tabungan dengan bunga tinggi.
“Rekening tabungan biasa adalah pemborosan, sedangkan tabungan berbunga tinggi memungkinkan kamu mendapatkan bunga sebanyak mungkin dari uang yang kamu simpan,” tutur Allocca.
Menurut laporan CNBC Select, jenis rekening ini menawarkan tingkat pengembalian yang lebih tinggi dibandingkan tabungan tradisional, sehingga uang yang disimpan dapat berkembang lebih optimal.
3. Tidak selalu menggunakan kartu debit untuk bertransaksi
Allocca juga mengungkap, ia tidak selalu menggunakan kartu debit saat berbelanja. Sebaliknya, ia lebih sering memanfaatkan kartu kredit dengan sistem yang terkontrol.
Tujuannya adalah untuk mendapatkan berbagai keuntungan tambahan, seperti cashback atau reward perjalanan.
“Saya ingin setiap pembelian yang saya lakukan memberikan manfaat maksimal, jadi saya memanfaatkan kartu dengan cashback dan reward perjalanan,” jelasnya.
Meski demikian, ia menekankan, kartu kredit hanya bermanfaat jika digunakan secara bijak dan melunasi tagihan secara penuh tiap bulan. Dengan cara ini, seseorang bisa memperoleh keuntungan tambahan tanpa terjebak utang.
4. Tidak menjadikan diskon sebagai alasan untuk belanja
Diskon sering kali membuat orang tergoda membeli barang yang sebenarnya tidak mereka butuhkan. Allocca menegaskan, ia tidak pernah menjadikan diskon sebagai alasan untuk berbelanja.
Ia hanya memanfaatkan diskon jika barang tersebut memang sudah masuk dalam daftar kebutuhan.
“Jika sesuatu yang memang saya butuhkan sedang diskon, saya akan memanfaatkannya. Tetapi diskon tidak pernah menjadi alasan bagi saya untuk membeli sesuatu yang sebelumnya tidak ingin saya beli,” katanya.
Kebiasaan ini membantu seseorang menghindari pembelian impulsif yang sering kali berujung pada pemborosan.
5. Tidak mengabaikan pencatatan pengeluaran
Hal terakhir yang selalu dilakukan oleh orang sukses secara finansial adalah mencatat pengeluaran mereka.
Bagi sebagian orang, mencatat pengeluaran mungkin terasa merepotkan atau membosankan. Namun Allocca menilai kebiasaan ini sangat penting untuk menjaga kesehatan finansial.
“Mengetahui angka-angka keuangan kamu adalah hal paling penting yang dapat kamu lakukan untuk uang,” ujarnya.
Dengan mencatat pengeluaran, seseorang dapat mengetahui ke mana uang mereka digunakan setiap bulan.
Informasi ini kemudian membantu menentukan apakah pengeluaran tersebut sudah sesuai dengan tujuan keuangan yang ingin dicapai.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang