Newcastle Vs Barcelona, Kisah Heroik Faustino Asprilla di Liga Champions

Barcelona, Liga Champions, Faustino Asprilla, Newcastle, Newcastle United, Newcastle Vs Barcelona, Kisah Heroik Faustino Asprilla di Liga Champions

Hasil drawing babak 16 besar Liga Champions 2025-2026 mempertemukan Newcastle United dengan Barcelona.

Ingatan pencinta sepak bola tentu akan kembali ke pertemuan perdana kedua klub era 1990-an yang melahirkan kejutan besar.

Mengukir hattrick ke gawang raksasa Eropa yang amat disegani seperti Barcelona merupakan sebuah prestasi tersendiri bagi seorang pesepak bola. 

Terlebih bila hattrick tersebut ditorehkan di ajang kontinental sarat gengsi sekaliber Liga Champions.

Sejarah mencatat gawang Barcelona jarang bisa dijebol tiga kali dalam satu laga putaran final Liga Champions. 

Salah satu pemilik rekor langka berupa hattrick melawan Barcelona adalah Faustino Asprilla. Dia menjadi orang pertama yang melakukannya.

Faustino Asprilla mengukir trigol bersejarah saat mempersembahkan kemenangan kepada Newcastle di pertandingan pembuka fase grup Liga Champions 1997-1998.

Sebuah catatan istimewa yang bahkan tak mampu disarangkan penyerang-penyerang top semacam Cristiano Ronaldo, Ruud van Nistelrooy, atau Robert Lewandowski.

Kala itu, Newcastle merupakan salah satu wakil Inggris yang lolos berkat status runner-up Liga Inggris 1996-1997 menemani sang juara, Manchester United. 

The Magpies tergabung dalam Grup C bareng PSV Eindhoven (Belanda), Dynamo Kyiv (Ukraina), dan Barcelona (Spanyol).

Debut Newcastle United di Liga Champions

Belakangan, Barcelona menjadi lawan pertama Newcastle yang waktu itu melakoni debut di putaran final Liga Champions. 

Asprilla dkk. berkesempatan mentas sebagai tuan rumah terlebih dulu di Stadion St. James Park pada 17 September 1997.

Newcastle United berstatus kuda hitam mengingat nama Barcelona di Liga Champions jauh lebih besar. 

Kubu Catalunya juga berlabel juara Piala Winners dan Copa del Rey musim sebelumnya, sehingga otomatis difavoritkan menang.

Bagaimana realita di atas lapangan? Ternyata Newcastle-lah yang mendominasi permainan Waktu itu. 

Newcastle bahkan sempat unggul 3-0 berkat hattrick Asprilla sebelum Barcelona menipiskan skor melalui sepasang aksi Luis Enrique dan Luis Figo.

"Saya tidak akan pernah melupakan malam itu. Suporter Newcastle menyanyikan nama saya. Mereka sangat bersuka cita," kata Faustino Asprilla.

Newcastle dan Barcelona Sama-sama Tak Lolos

Selain Asprilla, bintang Newcastle yang juga bersinar terang dalam duel tersebut ialah Shay Given. 

Kiper berpaspor Irlandia ini tampak berulang kali berjibaku mementahkan sejumlah peluang emas Barcelona.

Sebuah awalan yang bagus bagi Newcastle musim itu, tapi hasil akhir terbilang mengecewakan karena gagal melaju ke fase gugur. 

Mereka banyak kehilangan poin di laga-laga berikutnya melawan Dinamo Kyiv (2-2; 2-0), PSV (0-1; 0-2), dan Barcelona (0-1)

Newcastle cuma bisa menempati urutan ketiga Grup C Liga Champions 1997-1998 di bawah Dynamo Kyiv dan PSV. 

Paling tidak klub pengguna seragam setrip hitam-putih ini finis di atas Barcelona yang terbenam di dasar klasemen akhir.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang