Hujan Deras dan Angin Kencang di Solo, Pohon Tumbang Timpa Mobil di Kawasan Manahan

Hujan deras dengan intensistas tinggi mengguyur Kota Solo, Jawa Tengah pada Kamis (19/2/2026) siang.
Akibat cuaca ekstrem ini, beberapa pohon tumbang dan berserak di jalanan.
Bahkan, sebuah pohon tumbang dan menimpa sebuah mobil sedan di kawasan belakang Stadion Manahan pada Kamis Sore.
Pemilik mobil, Wira dan sang istri, sempat syok setelah mengetahui bahwa mobil sedan mereka tertimpa pohon tumbang.
Peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras disertai angin kencang yang membuat pohon di sekitar lokasi roboh tiba-tiba.
Kronologi kejadian pohon tumbang menimpa mobil
Menurut kesaksian Wira, insiden bermula sekitar pukul 15.30 WIB saat ia dan istri baru saja keluar dari kantor PLN.
Selepas keluar dari PLN itu, ia sempat meminggirkan mobil di sisi selatan Jalan Menteri Supeno untuk menelpon petugas PLN.
“Tadi kan kita habis dari kantor PLN, rencana kita mau pulang ya, terus habis keluar dari kantor PLN itu kita parkir di pinggir jalan. Nggak parkir sih cuma berhenti sebentar mau telpon orang PLN tapi nggak ada sekitar 10 atau 20 detik langsung tumbang pohonnya,” ungkap Wira.
Pada saat itu, hujan tengah turun sangat deras dan disertai angin kencang.
Menurut Wira, saat pohon menimpa mobil, terdengar suara benturan cukup keras.
Awalnya, Wira mengira mobilnya menjadi korban tabrak dari belakang. Namun setelah dicek, ternyata sebuah pohon telah menimpa bagian belakang mobilnya hingga membuat bagian atap hancur dan kaca pecah.
“Iya angin kencang sekali, hujan sangat deras sekali. Angin badai ya tadi ya, ya kita nggak tahu tiba-tiba langsung ambruk saja (pohonnya),” lanjut Wira.
“Kita malah ngiranya ditabrak dari belakang,” tambahnya.
Kerugian sekitar 25 juta
Tak lama setelah pohon tumbang, Wira dan istrinya berhasil keluar dari mobil dan menyelamatkan diri ke lokasi yang lebih aman.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
“Di dalam mobil, mobil itu masih hidup. Kita berhenti saja mau telpon aja, mau telpon kita minggir dulu mau telpon orang PLN lalu langsung kita ngeblank tiba-tiba langsung kembrukan,” jelas Wira.
Wira memperkirakan kerugian akibat pohon tumbang ini mencapai Rp 25 juta.
“Mobil hancur bagian atas, terus bemper belakang, bagian atap hancur total. (Kerugian sekitar) Rp 25 juta kali ya,” pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang