Persik Kediri Tampil Garang di Tengah Hujan Deras, Dewa United Dipaksa Pulang dengan Tangan Kosong

Dewa United vs Persik Kediri
Dewa United vs Persik Kediri

Laga penuh drama tersaji di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu, saat Persik Kediri sukses mengamankan tiga poin penting usai menundukkan Dewa United dengan skor tipis 2-1 pada lanjutan Super League 2025 atau 2026. Pertandingan tak hanya menyuguhkan duel sengit, tetapi juga diwarnai hujan deras yang sempat memaksa laga dihentikan sementara.

Sejak menit awal, Persik langsung tancap gas. Baru empat menit laga berjalan, publik tuan rumah sudah bersorak. Rekrutan anyar Ernesto Gomez membuka keunggulan lewat penyelesaian tajam setelah menerima umpan Adrian Luna. Gol tersebut menjadi gol perdana Gomez sejak resmi berseragam Macan Putih pada awal Februari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keunggulan cepat itu membuat Persik tampil semakin percaya diri. Sementara Dewa United mencoba bangkit dengan meningkatkan tempo serangan, lini belakang Persik masih tampil disiplin.

Alih alih menyamakan skor, tim tamu justru kembali kebobolan. Pada menit ke 32, Jon Toral menggandakan keunggulan Persik. Berawal dari operan kapten tim Ezra Walian, Toral melepaskan tendangan terukur yang tak mampu dibendung kiper Dewa United. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pertandingan sempat terhenti sekitar 30 menit akibat hujan deras yang membuat genangan air muncul di sejumlah titik lapangan. Panitia pertandingan harus memompa air agar laga bisa dilanjutkan. Kondisi lapangan yang berat membuat kedua tim kesulitan mengembangkan permainan.

Meski demikian, Dewa United tidak menyerah. Pada menit ke 56, Vico memperkecil ketertinggalan setelah memanfaatkan umpan Alexis Messidoro di dalam kotak penalti. Gol tersebut membuat laga kembali hidup.

Sayangnya, hingga peluit panjang berbunyi, skor tak berubah. Lapangan yang becek menyulitkan kedua tim menciptakan peluang bersih, dan Persik berhasil mempertahankan keunggulan 2-1.

"Kami senang bisa meraih kemenangan di rumah dan kemenangan yang didapat dengan kerja keras. Babak kedua para pemain juga bertarung dan mereka pantas untuk mendapatkan kemenangan ini," kata Pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres dikutip Antara.

Ia juga mengakui kondisi lapangan membuat permainan tim tidak maksimal, namun tetap mengapresiasi semangat anak asuhnya. Secara khusus, Torres memuji kontribusi Gomez yang langsung mencetak gol di laga perdananya.

Di kubu lawan, pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink menyoroti proses kebobolan timnya.

"Masalah kita bukan dari cara main, bola pertama masih bisa diterima cara main kita. Yang kami tidak adalah bagaimana cara kebobolan, apalagi gol kedua," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menilai tim sebenarnya memiliki peluang melakukan serangan balik, tetapi justru kehilangan fokus. Riekerink juga menyinggung kondisi lapangan yang menurutnya sudah lembek sejak sesi latihan dan semakin parah setelah hujan, hingga terasa seperti rawa.

Hasil ini membuat Persik naik ke peringkat 10 klasemen sementara dengan koleksi 25 poin. Sementara Dewa United harus puas di posisi 11 dengan 24 poin, selisih tipis yang membuat persaingan papan tengah semakin ketat.