Nyanyian Diskriminatif di Laga Hull City Vs Chelsea, Rosenior Cuek, Penonton Ditangkap

Hull City, Chelsea, Liam Rosenior, Piala FA, Hull City vs Chelsea, Nyanyian Diskriminatif di Laga Hull City Vs Chelsea, Rosenior Cuek, Penonton Ditangkap

Kejadian kurang menyenangkan harus terjadi pada laga Hull City vs Chelsea pada ronde keempat Piala FA 2025-2026.

Pertandingan Hull City vs Chelsea yang berlangsung di Stadion MKM, Sabtu (14/2/2026) dini hari WIB berakhir dengan skor 0-4 untuk kemenangan tim besutan Liam Rosenior.

Gol kemenangan Chelsea dicetak melalui hattrick Pedro Neto (40', 51', 71') serta sebiji gol dari Estevao (59').

Dengan kemenangan ini, Chelsea dipastikan lolos ke ronde kelima atau babak 16 besar Piala FA 2025-2026.

Namun, di balik kemenangan The Blues, terselip aksi yang kurang terpuji dari suporter tuan rumah yang dianggap melakukan nyanyian diskriminatif.

Kejadian tersebut lantas mendapat kecaman dari berbagai pihak termasuk dari kedua pelatih yang bertanding.

Kronologi Nyanyian Diskriminatif

Pertandingan Hull City vs Chelsea disaksikan oleh 24.320 penonton yang hadir langsung ke Stadion MKM.

Namun, sempat terjadi insiden yang membuat pihak keamanan harus melakukan penangkapan kepada sejumlah suporter menyusul nyanyian diskriminatif oleh para pendukung The Tigers.

Pihak penyelenggara pertandingan juga sempat memberikan peringatan melalui sistem pengeras suara setelah nyanyian bernada diskriminatif terdengar dari sebagian tribun penonton tuan rumah pada babak pertama.

Mereka mendesak agar para pendukung menghentikan nyanyian bernada ofensif dan mengingatkan bahwa CCTV terus beroperasi.

Hull City, Chelsea, Liam Rosenior, Piala FA, Hull City vs Chelsea, Nyanyian Diskriminatif di Laga Hull City Vs Chelsea, Rosenior Cuek, Penonton Ditangkap

Estevao merayakan gol dalam pertandingan sepak bola fase liga Liga Champions antara Chelsea vs Barcelona di Stamford Bridge di London pada 25 November 2025. (Foto oleh Adrian Dennis / AFP)

Hull City sebenarnya telah memberi peringatan menjelang pertandingan bahwa "segala bentuk nyanyian yang bersifat homofobik, rasis, atau diskriminatif sama sekali tidak dapat diterima dan tidak akan ditoleransi di dalam Stadion MKM."

Siapapun yang melanggar aturan tersebut akan menghadapi konsekuensi yang berimbas pada tindakan hukum lebih lanjut.

“Pendukung mana pun yang kedapatan melakukan perilaku seperti itu akan menghadapi konsekuensi serius termasuk pengusiran langsung dari stadion, kemungkinan larangan masuk stadion, dan potensi penuntutan pidana,” dikutip dari Sky Sports.

Liam Rosenior Pilih Cuek

Liam Rosenior tak menyadari adanya nyanyian diskriminatif selama mendampingi tim asuhannya berada di lapangan.

Meski begitu, ia baru mendapat kabar tersebut setelah pertandingan usai dan menyayangkan aksi diskriminatif yang dilakukan.

"Tanpa mengetahui apa yang telah terjadi, dan saya tidak tahu, segala bentuk bahasa diskriminatif tentang apa pun tidak dapat diterima," kata Rosenior.

Rosenior mengatakan jika wasit keempat sempat memberi tahunya tentang kejadian tersebut namun ia tak menyadarinya.

"Saya harap ini ditangani. Wasit keempat menyebutkan sesuatu kepada saya, tetapi saya sangat fokus pada pertandingan. Jujur saja, saya tidak tahu apa yang terjadi di sana," jelasnya.

Pelatih Hull City, Sergej Jakirovic juga membagikan komentarnya tentang kejadian tersebut dan menyebut aksi para suporter tidak sepantasnya dilakukan.

"Aku tidak mendengarnya. Ini bukan tempat untuk itu, di stadion maupun di depan umum. Tapi aku tidak mendengarnya. Ini jelas bukan hal yang baik."

"Stadion bukanlah tempat untuk hal itu, itulah sebabnya mereka ditangkap," kata Jakirovic.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang