3 Doa yang Bisa Dibaca Menjelang Ramadhan, Lengkap dengan Arti dan Maknanya

ilustrasi doa
ilustrasi doa

Bulan suci Ramadhan selalu dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Datangnya bulan penuh ampunan ini menjadi momentum untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT. 

Tak heran jika banyak orang mulai mencari doa menjelang Ramadhan agar bisa menyambutnya dengan hati dan persiapan terbaik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, penting untuk memahami bahwa tidak semua doa yang beredar memiliki landasan dalil yang kuat. Sebagai Muslim yang ingin mengikuti sunnah, tentu kita perlu mengetahui doa mana yang benar-benar diajarkan Rasulullah SAW dan mana yang merupakan amalan para ulama terdahulu. 

Berikut tiga doa menjelang Ramadhan yang sering diamalkan, lengkap dengan penjelasannya.

1. Doa Saat Melihat Hilal Ramadhan

اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالْإِيمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ، رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ

Artinya: “Ya Allah, terbitkanlah bulan ini kepada kami dengan membawa keberkahan dan keimanan, keselamatan dan Islam. Rabbku dan Rabbmu adalah Allah.”

Doa ini diriwayatkan dalam hadits hasan oleh Imam Tirmidzi dan menjadi rujukan paling kuat ketika memasuki awal bulan baru, termasuk Ramadhan. Tidak ditemukan riwayat shahih tentang doa khusus jauh hari sebelum Ramadhan, namun doa melihat hilal inilah yang paling sesuai sunnah untuk dibaca saat malam pertama Ramadhan.

Maknanya sangat dalam, yang mana Rasulullah SAW memohon keberkahan (al-yumn), keimanan (al-iman), serta keselamatan lahir dan batin (as-salamah). Kalimat “Rabbî wa rabbukallâh” juga menegaskan tauhid, bahwa bulan hanyalah makhluk Allah dan tidak memiliki kekuatan apa pun tanpa izin-Nya.

2. Doa Ulama Salaf Menjelang Ramadhan

اللَّهُمَّ سَلِّمْنِيْ لِرَمَضَانَ وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِيْ وَتَسَلَّمْهُ مِنِّيْ مُتَقَبَّلاً

Artinya: “Ya Allah, sampaikan aku ke bulan Ramadhan, sampaikan Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal-amalku di dalamnya.”

Doa ini dinukil dari seorang tabi’in dan disebutkan dalam kitab Lathaif al-Ma'arif karya Ibnu Rajab Al-Hanbali. Meski bukan sabda langsung Nabi SAW, doa ini populer karena menggambarkan kesiapan spiritual para ulama terdahulu dalam menyambut Ramadhan.

Isi doanya mencakup tiga hal penting: memohon umur panjang dan kesehatan agar bertemu Ramadhan, memohon kemampuan untuk mengisi Ramadhan dengan ketaatan, serta memohon agar seluruh amal diterima. Poin terakhir ini sangat penting, karena tujuan ibadah bukan sekadar melakukannya, tetapi agar diterima oleh Allah SWT.

3. Doa Rajab dan Sya’ban Menuju Ramadhan

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta sampaikan kami ke bulan Ramadhan.”

Doa ini cukup sering dibaca menjelang Ramadhan. Dalam kajian ilmu hadits, riwayatnya dinilai lemah oleh sebagian ulama. Meski demikian, isinya berupa permohonan kebaikan dan tidak bertentangan dengan syariat, sehingga boleh diamalkan sebagai doa umum, bukan sebagai sunnah yang kuat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Intinya adalah meminta keberkahan waktu dan kesempatan untuk sampai ke bulan Ramadhan dalam keadaan sehat dan siap beribadah.

Membaca doa menjelang Ramadhan sebaiknya tidak berhenti di lisan saja. Persiapan juga perlu dilakukan secara nyata, seperti bertaubat dari dosa, melunasi utang puasa, memperdalam ilmu fiqih puasa, serta memperbanyak sedekah.