Pemilihan Muli Mekhanai 2026 di Bandar Lampung Berbeda dari Tahun Lalu
Pemerintah Kota Bandar Lampung tetap menggelar Pemilihan Muli Mekhanai 2026 dengan sejumlah penyesuaian.
Salah satu perubahan signifikan adalah ditiadakannya karantina peserta untuk efisiensi anggaran.
Meskipun demikian, panitia memastikan kualitas seleksi tetap terjaga melalui tahapan audisi, pembekalan, dan penilaian ketat hingga malam grand final yang dijadwalkan pertengahan April 2026.
Penyesuaian untuk Tahun 2026
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, Adiansyah, menjelaskan bahwa penghapusan karantina bukan berarti menurunkan kualitas seleksi.
Sebagai gantinya, peserta akan mendapatkan pembekalan yang dirancang untuk mempersiapkan mereka menghadapi audisi, sesi wawancara, serta penampilan bakat.
"Tidak ada karantina, namun tetap ada pembekalan. Hal ini dilakukan karena efisiensi anggaran," ujar Adiansyah, dikutip dari Tribun Lampung, Kamis (12/2/2026).
Menurutnya, langkah ini tetap menjaga standar seleksi sambil menekan biaya penyelenggaraan.
Tahapan seleksi peserta
Pendaftaran Muli Mekhanai 2026 dibuka sejak Februari hingga Maret 2026 dan terbuka bagi pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum warga Bandar Lampung.
Setelah pendaftaran ditutup, peserta akan mengikuti tahapan audisi yang menjadi seleksi awal untuk menentukan siapa yang lolos ke babak semifinal.
Di tahap semifinal, peserta menjalani wawancara mendalam dan menampilkan bakat yang dimiliki.
Dari seluruh proses seleksi, panitia akan memilih 15 pasang finalis yang berhak tampil di malam grand final.
Kriteria peserta Muli Mekhanai 2026
Setiap peserta diwajibkan berusia 15 hingga 24 tahun, belum menikah, dan memiliki penampilan menarik.
Selain itu, mereka harus sehat jasmani dan rohani, memiliki bakat atau prestasi tertentu, serta mampu berbahasa asing.
Peserta juga diharapkan memiliki wawasan tentang pariwisata, seni, dan budaya Lampung.
Untuk kriteria fisik, tinggi badan minimal ditetapkan 165 sentimeter untuk Mekhanai (laki-laki) dan 160 sentimeter untuk Muli (perempuan).
Menjadi duta pariwisata Bandar Lampung
Meskipun ada penyesuaian teknis, Pemilihan Muli Mekhanai tetap menjadi wadah strategis untuk menjaring generasi muda yang mampu menjadi ikon sekaligus duta pariwisata Kota Bandar Lampung.
Adiansyah menambahkan, kiprah Muli Mekhanai selama ini terbukti mendukung promosi daerah.
Contohnya, peserta yang berpartisipasi dalam pameran di Boyolali berhasil menarik perhatian publik dan masuk sorotan media sosial Kementerian Desa Tertinggal.
"Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi sarana bagi anak-anak muda untuk berkontribusi dalam mempromosikan daerahnya. Nantinya mereka akan menjadi ikon Kota Bandarlampung sekaligus duta pariwisata," ujar Adiansyah, dikutip dari Tribun Lampung, Rabu (11/2/2026).
Melalui Muli Mekhanai 2026, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap akan lahir generasi muda yang tidak hanya berpenampilan menarik, tetapi juga memiliki kapasitas, wawasan luas, dan komitmen dalam mempromosikan potensi wisata kota tersebut.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id dengan judul Alasan Pemkot Gelar Pemilihan Muli Mekhanai Bandar Lampung Tanpa Karantina Peserta.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id dengan judul Syarat Daftar Pemilihan Muli Mekhanai Bandar Lampung Tahun 2026, Buka Mulai Februari.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang