Polisi Buka Identitas Mayat yang Ditemukan di Saluran Irigasi Tanggamus Lampung

Polisi mengungkap identitas mayat laki-laki yang ditemukan di aliran irigasi Pekon Gunung Meraksa, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus, Lampung pada Senin (9/2/2026) sore.
Polisi melacak identitas menggunakan pakaian yang dikenakan korban dan pengecekan oleh keluarga yang datang ke lokasi.
Akhirnya diketahui bahwa korban bernama Ibnu Wafid Alfarobi (18), warga Pekon Gunung Megang, Kecamatan Pulau Panggung.
Kapolsek Pulau Panggung AKP Jumbadio mengatakan, korban sebelumnya dilaporkan meninggalkan rumah pada Selasa (27/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB tanpa pamit kepada keluarganya.
Kemudian atas permintaan keluarga, jenazah Ibnu Wafid Alfarobi dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab kematian secara pasti.
Kronologi penemuan korban
Jumbadio bersama tim Inafis Polres Tanggamus, Basarnas Tanggamus, dan warga setempat, kemudian mengevakuasi jenazah.
Jumbadio menjelaskan bahwa kondisi tubuh korban sudah tidak utuh dan mengalami pembusukan.
Mayat Ibnu Wafid Alfarobi ditemukan pertama kali oleh Nurhasan (60), warga Pekon Gunung Meraksa, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus pada Senin (9/2/2026) sore.
Menurut penuturannya, saat itu dia hendak mencuci tangan. Namun, kemudian ia mencium bau tak sedap dari aliran irigasi.
Ia pun penasaran dan ingin menelusuri sumber bau tersebut.
Nurhasan kemudian mengajak warga lain, yaitu Cecep (41) dan Patra (28), untuk menelusuri sumber bau tersebut.
Tak lama kemudian, ketiganya menemukan sesosok mayat laki-laki di bawah pepohonan pisang di saluran irigasi Sawah Lebar.
Sontak, warga sekitar segera berdatangan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi. Polisi juga tak lama datang, setelah ada laporan dari warga.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang