Dari Film ke Sinetron, Kiki Narendra Ungkap Tantangan Akting Paling Berat

Sinetron Keluarga yang Tak Dirindukan.
Sinetron Keluarga yang Tak Dirindukan.

 Aktor Kiki Narendra akhirnya menjajal dunia sinetron harian lewat serial terbaru berjudul Keluarga yang Tak Dirindukan. Diproduksi MD Entertainment dan tayang di MDTV serta Netflix, proyek ini menjadi pengalaman perdana Kiki bermain dalam format sinetron dengan durasi panjang.

Selama ini, publik mengenal Kiki Narendra melalui film layar lebar dan serial OTT dengan jumlah episode terbatas. Karena itu, keterlibatannya dalam sinetron harian menghadirkan tantangan baru yang menuntut kesiapan fisik dan mental yang lebih besar dibanding proyek-proyek sebelumnya. Scroll untuk tahu cerita lengkapnya, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kiki mengungkapkan, tantangan utama bermain dalam sinetron bukan sekadar menghafal dialog, melainkan menjaga konsistensi emosi dan kedalaman karakter dalam jangka waktu panjang. Ia harus mempertahankan kualitas akting dari episode ke episode, bahkan selama berbulan-bulan.

“Mungkin yang membedakan ini panjang sekali ya. Dalam artian, kalau proyek sebelumnya saya paling jauh cuma 8 episode. Ini harus menjaga napas panjang sampai berbulan-bulan dengan drama keluarga seperti ini. Buat saya, itu jadi tantangan tersendiri,” ujar Kiki Narendra di Jakarta.

Menurut Kiki, justru tantangan tersebut yang mendorongnya menerima tawaran bermain di Keluarga yang Tak Dirindukan. Ia ingin keluar dari zona nyaman sekaligus membuktikan bahwa setiap format tontonan memiliki kompleksitas masing-masing.

Kiki menilai label “sinetron” tidak bisa dijadikan alasan untuk meremehkan proses kreatif di baliknya. Baginya, semua karya membutuhkan kesungguhan, kedisiplinan, dan komitmen yang sama, terlepas dari medium maupun durasi penayangan.

“Mau bikin karya apa pun tidak pernah mudah. Yang mudah itu cuma komentar saja. Tapi tanggung jawab kita sebagai pemain, kru, dan produser semuanya sama, yaitu ingin memberikan yang terbaik buat penonton," ujarnya.

Ia menyebut proyek ini sebagai ruang belajar untuk mengasah konsistensi dan profesionalisme sebagai aktor, terutama dalam ritme produksi yang padat dan berkelanjutan.

Keluarga yang Tak Dirindukan menjadi serial ketiga produksi MD Entertainment yang tayang bersamaan di MDTV dan Netflix. Sebelumnya, rumah produksi ini mencatatkan kesuksesan lewat Ipar Adalah Maut The Series dan Pernikahan Dini Gen Z.

CEO sekaligus Founder MD Entertainment, Manoj Punjabi, menegaskan bahwa kerja sama lintas platform ini bertujuan memperluas akses penonton terhadap konten lokal berkualitas.

"Fokus utama kerja sama ini adalah memberikan kemudahan akses bagi seluruh lapisan penonton, baik melalui televisi konvensional maupun layanan streaming. Sinergi ini akan terus kami lanjutkan sebagai wujud komitmen MD Entertainment dalam menghadirkan konten bermutu yang relevan dengan kebutuhan audiens," kata Manoj Punjabi.

Dari sisi cerita, Keluarga yang Tak Dirindukan mengangkat realita luka batin generasi sandwich. Konflik utama berpusat pada hubungan Firzha dan Thoriq yang menghadapi musibah keluarga serta tekanan tanggung jawab yang kian berat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah konflik tersebut, kehadiran Zahra, karakter yang tidak memiliki ikatan darah, justru menjadi elemen kunci. Sosok ini menghadirkan perspektif baru tentang kesetiaan, pengorbanan, dan ketulusan dalam membangun makna keluarga.

Serial ini dibintangi Arbani Yasiz, Miqdad Addausy, Nabila Zavira, Kiki Narendra, Irene Librawati, dan Dinda Cressheila. Keluarga yang Tak Dirindukan dijadwalkan tayang mulai 13 Februari 2026.