BRI Insurance Ungkap Strategi Hadapi Tantangan di Era Bisnis Berkelanjutan

Lindungi keluarga dengan perlindungan BRINS
Lindungi keluarga dengan perlindungan BRINS

 BRI Insurance (BRINS) mengungkapkan strategi yang dilakukan guna menghadapi tantangan di era bisnis berkelanjutan saat ini. Terutama, tuntutan terkait meningkatnya kompetensi sumber daya manusia di bidang asuransi. 

Direktur Utama BRI Insurance Budi Legowo mengungkapkan, peningkatan kompetensi pekerja, peningkatan dan penguatan budaya kerja merupakan bagian dari fokus strategi perusahaan saat ini dan kedepannya agar tetap mampu bersaing secara kompetitif.

“Di tengah semakin tingginya persaingan untuk menghasilkan kinerja Perusahaan yang sehat, kuat dan berkelanjutan. Kami yakin dan siap untuk tetap tumbuh” ujar Budi dikutip dari keterangannya, Kamis, 6 November 2025.

Atas komitmennya tersebut, BRINS pun kembali meraih 2 penghargaan bergengsi di Top Human Capital Award 2025 dengan penghargaan Top Human Capital Award 2024 #5 Star, dan The Most Committed Human Capital Leader 2025 untuk Heri Supriyadi. Kegiatan tersebut diselengarakan pada Selasa (4/11/2025), di Jakarta.

BRINS.

Diketahui bahwa, ratusan perusahaan terkemuka dari berbagai sektor industri menerima penghargaan TOP Human Capital Awards 2025.Tema TOP Human Capital untuk tahun ini yaitu The Role of Talent Mobility and HCMS as Strategic Business Partner.

Penerimaan penghargaan diterima secara langsung oleh Heri Supriyadi, Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko, Jimmy Prawiradigja selaku Technical senior Executive Vice president, danIsad  Pimpinan Divisi Human Capital BRI Insurance.

Bri Insurance

Bri Insurance

“Terima kasih kepada seluruh dewan juri dari Top Human Capital Award 2025 yang telah memberikan penilaian secara komprehensif sekaigus pemberian penghargaan untuk BRI Insurance, semoga penghargaan ini manjadi penyemangat BRI Insurance untuk tetap konsisten dengan terus memperkuat strategi dalam membangun kualitas human capital melalui berbagai transformasi budaya kerja di Perusahaan,” ungkap Heri.

Tahun ini ada peningkatan peserta sebanyak 29% dibanding tahun 2024, dengan total 133 perusahaan mengikuti seluruh tahapan penilaian lengkap di tahun 2025. Proses penilaian terkenal obyektif dan akuntabel, melibatkan Dewan Juri dari akademisi, praktisi, dan konsultan berpengalaman. Prof. Yassierli, Menteri Ketenagakerjaan RI, dalam sambutannya sebagai keynote speaker menyoroti tantangan future of work, termasuk munculnya meaningfull work, AI, dan tuntutan Milenial & Gen Z yang mendominasi 58,7% angkatan kerja Indonesia. Kondisi ini mendorong pentingnya “people centric organization“.