Persija Bangkit di GBK Dua Penalti Jadi Penentu Madura United Dipaksa Pulang Tanpa Poin

Pemain Persija Jakarta
Pemain Persija Jakarta

 Persija Jakarta akhirnya kembali tersenyum di hadapan ribuan Jakmania. Setelah sempat terpeleset di laga penutup putaran pertama, Macan Kemayoran sukses menebusnya dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Madura United pada laga pembuka putaran kedua BRI Super League 2025 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat malam.

Dua gol kemenangan Persija sama sama lahir dari titik putih. Gustavo Almeida membuka keunggulan jelang turun minum, sebelum Maxwell Souza memastikan tiga poin di masa injury time babak kedua.

Hasil ini terasa krusial. Bukan sekadar menang, tetapi juga mengembalikan kepercayaan diri tim ibu kota untuk tetap bersaing di papan atas klasemen.

Pelatih Mauricio Souza langsung membuat gebrakan dalam susunan pemain. Dua nama anyar sudah disiapkan di bangku cadangan, yakni Alaaeddine Ajaraie dan Fajar Fathurrahman. Sementara itu, Shayne Pattynama belum masuk skuad dan terlihat menyaksikan pertandingan dari tribun VIP bersama pelatih timnas Indonesia, John Herdman.

Sejak menit awal, Persija tampil dominan dalam penguasaan bola. Namun, rapatnya pertahanan Madura United membuat tuan rumah kesulitan menciptakan peluang bersih.

Kesempatan pertama datang dari Witan Sulaeman pada menit ke 28. Ia lolos dari sisi kiri dan melepaskan tembakan kaki kanan, tetapi masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan kiper Mochammad Indrayana.

Tekanan Persija makin terasa. Dua menit berselang, Allano mencoba peruntungan lewat sepakan jarak jauh yang masih melambung. Maxwell juga sempat mengancam lewat tembakan keras mendatar, namun Indrayana kembali sigap menepis bola.

Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke 43. Gustavo dijatuhkan di kotak terlarang. Striker asal Brasil itu maju sebagai eksekutor dan dengan tenang mengecoh Indrayana. Gol tersebut menjadi gol pertamanya musim ini sekaligus membawa Persija unggul 1 0 saat turun minum.

Memasuki babak kedua, tempo permainan tidak menurun. Persija terus menekan demi menambah keunggulan, tetapi penyelesaian akhir masih belum maksimal.

Di sisi lain, Madura United sesekali mengancam lewat serangan balik cepat. Peluang terbaik datang dari sundulan Lulinha pada menit ke 66, namun arah bola masih melebar dari gawang.

Memasuki 10 menit terakhir, intensitas serangan Macan Kemayoran semakin menggila. Alan Cardoso nyaris menggandakan skor, tetapi sepakannya melambung. Alaaeddine juga mendapat kesempatan di masa tambahan waktu, namun belum berbuah gol.

Gol penutup akhirnya hadir di detik detik akhir laga. Maxwell dijatuhkan Indrayana di kotak penalti. Sempat gagal pada percobaan pertama, ia kembali dipercaya mengambil tendangan ulang dan kali ini sukses menggetarkan jala. Skor berubah menjadi 2 0 dan tak lagi terkejar.

Tambahan tiga poin membuat Persija kini mengoleksi 38 poin dan bertahan di posisi ketiga klasemen. Mereka memiliki poin yang sama dengan Persib Bandung, sehingga persaingan papan atas semakin panas.

Sementara itu, Madura United makin tertekan di papan bawah. Tiga kekalahan beruntun membuat mereka tertahan di peringkat 14 dengan 17 poin, hanya terpaut tujuh angka dari zona degradasi.

Di laga lain, Borneo FC sementara memimpin klasemen dengan 40 poin usai menang atas Persis Solo. Posisi puncak masih bisa berubah jika Persib mampu meraih kemenangan pada laga berikutnya.

Susunan pemain Persija vs Madura United

Persija:

Carlos Eduardo, Ilham Rio Fahmi, Rizky Ridho, Thales Lira, Dony Tri Pamungkas, Jordi Amat, Aditya Warman, Witan Sulaeman, Allano Lima, Gustavo Almeida, Maxwell Souza

Pelatih Mauricio Souza

Madura United:

Mochammad Indrayana, Pedro Monteiro, Ahmad Rusadi, Jorge Mendonca, Ferian Rizki Maulana, Kerim Palic, Ilhamsyah, Taufik Hidayat, Riquelme, Junior Brandao, Lulinha

Pelatih Carlos Parreira