Pengakuan Jujur Asisten Pelatih Gresik Phonska Usai Dibantai Popsivo, Mediol Yoku Cs Disebut Nervous Sejak Awal

Gresik Phonska Proliga 2026
Gresik Phonska Proliga 2026

Rekor sempurna Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia akhirnya pecah. Tim yang selama ini tampil dominan dan nyaman di puncak klasemen Proliga 2026 itu harus menelan pil pahit saat menghadapi Jakarta Popsivo Polwan.

Bertanding pada seri kelima di GOR Ken Arok, Malang, Jumat 6 Februari 2026, GPPI dipaksa menyerah dengan skor 1-3, masing masing 25-17, 21-25, 25-18, dan 26-24. Kekalahan ini sekaligus menjadi yang pertama bagi mereka sepanjang musim berjalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan hanya soal angka di papan skor, cara kekalahan itu terjadi pun cukup mengejutkan. Permainan Mediol Yoku dan kawan kawan terlihat jauh dari performa terbaik. Serangan kerap mentok, penerimaan bola goyah, dan tempo permainan tak pernah benar benar stabil.

Asisten pelatih Gresik Phonska, Nico Dwi, tak menutup nutupi penyebabnya. Ia memberikan pengakuan jujur bahwa masalah utama tim justru datang dari sisi mental.

"Permainan tim sejak awal nervous," kata dia.

Menurut Nico, rasa gugup sudah terasa sejak set pertama dimulai. Kondisi itu membuat pola permainan yang sudah disiapkan tidak berjalan mulus. Ritme tim menurun dan para pemain kesulitan mengembangkan permainan seperti biasanya.

Situasi semakin berat karena Gresik Phonska juga tidak didampingi pelatih kepala Alessandro Lodi di bangku cadangan. Absennya sosok penting tersebut ikut memengaruhi kestabilan tim, terutama dalam hal arahan taktik dan kontrol emosi pemain saat pertandingan berlangsung ketat.

Walau sempat bangkit dan merebut set kedua, konsistensi tetap menjadi masalah. Pada set set krusial, Popsivo tampil lebih tenang dan efektif memanfaatkan kesalahan lawan. Set keempat yang berlangsung sengit pun akhirnya lepas dari genggaman Gresik Phonska.

Meski kalah, posisi Gresik Phonska sebenarnya belum tergeser. Mereka masih memuncaki klasemen sementara dengan 20 poin, menjaga jarak aman dari pesaing. Namun hasil ini jelas menjadi alarm keras bahwa dominasi tak bisa dijaga hanya dengan modal tren kemenangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, kemenangan atas tim pemuncak klasemen menjadi dorongan besar bagi Jakarta Popsivo Polwan. Tambahan poin membawa mereka naik ke peringkat ketiga dengan 12 angka dan membuka peluang lebih luas untuk bersaing di papan atas.

Bagi Gresik Phonska, kekalahan ini mungkin datang di waktu yang tepat. Evaluasi mental dan kekompakan tim kini jadi pekerjaan rumah utama jika ingin tetap konsisten hingga fase penentuan Proliga 2026.