Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Meninggal Dunia
Asisten pelatih Arema FC, Kuncoro, meninggal dunia. Arema FC mengucapkan dukacita mendalam atas berpulangnya Abah Kuncoro.
Kabar duka datang dari klub kontestan Super League 2025-2026, Arema FC. Asisten pelatih mereka, Kuncoro, yang juga berstatus legenda hidup klub,
"Keluarga besar Arema FC turut berduka sedalam-dalamnya atas berpulangnya Abah Kuncoro, asisten pelatih Arema FC," demikian pernyataan Arema FC melalui Instagram.
"Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya."
"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan.
Terima kasih atas dedikasi, ilmu, dan pengabdian yang telah Abah berikan untuk Arema dan sepak bola Indonesia."
"Doa kami selalu menyertai. Al Fatihah," demikian Arema FC menutup pernyataan mereka.
Kuncoro meninggal dunia dalam usia 53 tahun. Menurut informasi yang diterima KOMPAS.com, pria yang akrab disapa Abah ini meninggal dunia usai bermain bola, lalu sempat kolaps di pinggir lapangan.
Kuncoro sempat dilarikan ke rumah sakit, sebelum kemudian dinyatakan wafat.
Kepergian Kuncoro tentu jadi duka mendalam bagi Arema FC. Sebab, ia sangat lekat dengan klub beralias Singo Edan.
Semasa bermain, ia pernah memperkuat klub kebanggaan Kota Malang ini pada kurun 1991-1996.
Pria yang berposisi sebagai pemain belakang itu lalu kembali lagi ke Arema pada 2021.
Bersama Arema, Kuncoro merasakan nikmat meraih gelar juara Galatama pada 1993.
Kuncoro dikenal sebagai bek yang tangguh tak kenal kompromi. Selain, Arema, ia juga pernah memperkuat Mitra Surabaya, Persija Jakarta, Gelora Putra Delta, hingga PSIR Rembang.
Setelah gantung sepatu, Kuncoro mulai menekuni dunia kepelatihan. Ia banyak bertugas sebagai asisten pelatih Arema FC dan beberapa kali sempat diberikan tugas sebagai caretaker tim beralias Singo Edan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang