Denada Emosional Saat Disinggung Ressa, Adik: Amat Sangat Kasihan

Denada, Denada Emosional Saat Disinggung Ressa, Adik: Amat Sangat Kasihan

Pengakuan Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan mengenai Ressa Rossano sebagai anak kandungnya yang sempat terpisah selama 24 tahun masih menjadi sorotan.

Sebelumnya, putri penyanyi Emilia Contessa itu diduga melakukan penelantaran usai Ressa melayangkan gugatan.

Tak lama setelah pengakuan itu dibuat, adik Denada, Enico Tambunan, memberikan klarifikasi terkait pernyataan yang berkembang mengenai keluarga mereka.

Rico menegaskan bahwa keluarga mereka telah disalahpahami dalam isu yang berkembang. Terutama tentang penelantaran anak. 

Rico Tambunan ungkap psikis Denada setiap Ressa dibahas

Rico menjelaskan bahwa ia baru mengetahui status Ressa sebagai anak angkat Ratih pada Juni 2025.

Ia juga menyebutkan bahwa ia merasa tidak nyaman membahas soal Ressa lebih lanjut dengan Denada karena sang kakak selalu merasa emosional ketika topik tersebut muncul.

"Setiap kali saya mencoba membawa pembicaraan itu kepada kakak saya, kakak saya sangat amat sedih," kata Rico dalam video yang diunggah di Instagram, yang dikutip dari , pada Selasa (3/2/2026).

Selanjutnya, Rico mengungkapkan bahwa Denada sangat terpengaruh secara emosional setiap kali membahas hal tersebut, yang membuatnya merasa terpaksa untuk tidak mendalami lebih jauh.

Rico mengungkapkan bahwa meskipun ia memiliki dugaan siapa ayah biologis Ressa, Denada enggan membicarakan hal tersebut.

Ia menilai sikap Denada menunjukkan perasaan yang sangat kompleks, dengan ekspresi sedih dan marah. 

"Kalau ngomongin topik itu mukanya sedih campur marah, enggak mau ngomongin," jelas Rico, dikutip dari , Selasa.

"Jadi saya amat sangat kasihan," lanjutnya.

Rico bahkan menyebutkan, Denada menunjukkan respons seperti orang trauma jika dihadapkan pada pembahasan tersebut. 

Klarifikasi tentang isu penelantaran anak

Dalam video tersebut, Rico juga menanggapi tuduhan penelantaran yang melibatkan keluarga mereka.

Ia mengungkapkan rasa kecewanya karena pihak Ressa lebih memilih menyerang keluarga Denada daripada mengarahkan perhatian pada ayah kandung.

Rico menilai, ayah kandung Ressa seharusnya bertanggung jawab dalam hal ini. 

"Dia bapaknya. Dia yang seharusnya memberikan nafkah utama. Dia yang seharusnya bertanggung jawab," tegas Rico.

Pernyataan ini bertujuan untuk memperjelas bahwa bukan hanya keluarga Denada yang harus disalahkan.

Menurutnya, sosok ayah biologis yang menjadi pihak utama yang seharusnya menjalankan tanggung jawab.

Denada mengakui Ressa sebagai anak

Pengakuan Denada bahwa Ressa adalah anak kandungnya datang setelah berlarutnya isu yang terus berkembang.

Pada Februari 2026, Denada memutuskan untuk mengungkapkan penyesalan atas keputusan masa lalunya yang tidak membesarkan Ressa.

Ia menyebutkan bahwa pada masa itu ia merasa kondisi psikologisnya tidak mendukung untuk menjalani peran sebagai ibu.

"Saat itu kondisi psikis saya sedang tidak layak. Saya juga mau minta maaf kepada Ressa karena setelah sekian lama baru sekarang saya memberi tahu kalau dia anak kandung saya. Itu kebodohan saya yang amat sangat," jelas Denada dalam unggahan @denadaindonesia di Instagram, Senin (2/2/2026).

Dengan pengakuan tersebut, Denada berharap hubungan dengan Ressa bisa pulih dan mereka dapat melanjutkan hidup lebih harmonis ke depannya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang