Onad Diultimatum Beby Prisillia, Kalau Sampai Pakai Narkoba Lagi...

Beby Prisillia dan Onad
Beby Prisillia dan Onad

 Upaya Onadio Leonardo bangkit dari masa kelam penyalahgunaan narkoba tak hanya menjadi perjalanan personal, tetapi juga ujian serius bagi rumah tangganya. Sang istri, Beby Prisillia, memilih bersikap tegas dengan menetapkan batas yang jelas: tidak ada toleransi jika kesalahan yang sama terulang.

Sikap tersebut diungkapkan Beby saat hadir bersama Onad sebagai bintang tamu di siniar Close The Door yang dipandu Deddy Corbuzier. Di hadapan publik, Beby menyampaikan bahwa ancaman berpisah bukanlah luapan emosi, melainkan langkah sadar demi melindungi keluarga kecil mereka. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

Ultimatum itu disampaikan setelah Onad menyelesaikan rehabilitasi selama tiga bulan di Yayasan Pemulihan Natura Indonesia (ULTRA), Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Beby menegaskan bahwa sejak proses pemulihan dimulai, ia meminta suaminya benar-benar patuh pada arahan yang telah disepakati bersama.

"Begitu suami di rehabilitasi, gue bilang ke dia harus mengikuti apa kata gue. Gue sampai mengultimatum, kalau dia sampai kena lagi mendingan kita bubar. Lebih baik kita bercerai,” tegas Beby Prisillia, dikutip Minggu 1 Februari 2026. 

Sebagai pasangan, Beby mengaku selama ini telah berdiri di garis depan membela dan mendukung Onad. Namun, ia menilai dukungan juga harus dibarengi ketegasan agar kesalahan tidak kembali terulang.

“Gue sudah pasang badan buat suami, kalau dia aneh-aneh lagi lebih baik bercerai saja. Perempuan mana mau mati-matian buat lakinya, toh sudah ada contohnya kan,” lanjutnya.

Beby, yang merupakan ibu dari dua anak Onad, menekankan bahwa keputusan tersebut berangkat dari tanggung jawab sebagai orang tua. Baginya, perubahan Onad bukan hanya soal komitmen pada pasangan, tetapi juga penghormatan terhadap keluarga.

“Kalau dia seperti itu artinya suami tidak menghargai gue sebagai istri, tidak menghargai bahwa gue ibu dari anak-anak dia,” lanjutnya.

Mendengar pernyataan lugas sang istri, Onad pun tak mengelak. Ia mengakui kesalahannya dan menyampaikan tekad untuk benar-benar berubah, menjadikan pengalaman ini sebagai titik balik hidupnya.

“Gue menyadari kesalahan gue, Insya Allah gue bisa berubah. Buat gue, sudah cukup dari kesalahan ini, perlahan gue harus mengubah diri gue menjadi lebih baik,” ungkap Onad.

Ia juga merefleksikan pandangan kelirunya selama ini tentang peran sebagai kepala keluarga.

“Selama ini gue selalu berpikiran sebagai laki untuk mencari uang buat keluarga, dan ternyata uang bukan segalanya,” tambahnya.