Madura United Selamat dari Degradasi, Ini Kata Achsanul Qosasi

Madura United, Super League, Madura, Achsanul Qosasi, Super League 2025-2026, Madura United Selamat dari Degradasi, Ini Kata Achsanul Qosasi

Madura United akhirnya memastikan diri tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.

Madura United bertahan di kasta tertinggi Liga Indonesia usai menaklukkan PSM Makassar pada laga terakhir Super League 2025-2026 pekan ke-34 dengan skor 2-0 di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5/2026) sore.

Dua gol kemenangan Madura United dicetak Junior Brandao pada menit ke-43 dan ke-54.

Tambahan tiga poin membuat tim mengakhiri musim di posisi ke-14 klasemen akhir dengan perolehan 35 poin sekaligus lolos dari ancaman degradasi.

“Syukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Malam ini harapan Madura untuk tetap stay di Liga 1 dapat dipenuhi dan diberkati oleh Allah,” kata Presiden Klub Achsanul Qosasi kepada jurnalis termasuk Kompas.com.

Musim ini menjadi perjalanan tidak mudah bagi Madura United. Inkonsistensi performa membuat mereka harus bertarung hingga pekan terakhir demi menghindari degradasi.

Karena itulah laga melawan PSM terasa begitu emosional bagi seluruh elemen tim. Ia menyebut pertandingan tersebut layaknya partai final bagi Madura United.

“Ini adalah sebuah perjuangan yang mestinya kami lakukan ini dari sejak awal musim kompetisi,” imbuhnya.

Meski berada dalam tekanan besar, Madura United tampil disiplin sepanjang pertandingan. Statistik menunjukkan kedua tim sama-sama menguasai bola sebesar 50 persen, namun tim asuhan Rakhmat Basuki lebih efektif dengan enam shots on target berbanding satu milik PSM.

“Tapi itulah sepak bola, hari ini kita bermain bagus dan Alhamdulillah Madura terselamatkan dari degradasi,” katanya lagi.

Tak Bergantung pada Hasil Tim Lain

Seperti diketahui persaingan papan bawah menjelang pekan terakhir Super League 2025-2026 ini memang berlangsung ketat.

Nasib Madura United sempat dikaitkan dengan hasil yang diraih Persis Solo yang juga berjuang lolos dari degradasi.

Namun, sejak awal, manajemen meminta pemain untuk fokus menentukan nasib sendiri tanpa memikirkan hasil tim lain.

“Kami tekankan kepada pemain, jangan bergantung kepada klub lain. Nasib kalian ada di tangan sendiri,” ujar Achsanul Qosasi.

Menurutnya, para pemain berhasil menjalankan instruksi dengan sangat baik, terutama saat meredam seluruh jalur serangan PSM Makassar.

Madura United, Super League, Madura, Achsanul Qosasi, Super League 2025-2026, Madura United Selamat dari Degradasi, Ini Kata Achsanul Qosasi

Pemain Madura United Brandao Junior dilanggar pemain PSM Makassar saat laga pekan ke-34 Super League 2025-2026 dengan skor akhir 2-0 di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5/2026) sore.

“Mereka jalankan malam ini dengan baik, seluruh jalur serangan PSM mereka tutup dengan luar biasa, dan mereka memenangkan pertandingan dengan meyakinkan dengan skor 2-0,” sambungnya.

Hasil tersebut memastikan Madura United bertahan di Super League, sementara Persis Solo harus turun kasta bersama Semen Padang FC dan PSBS Biak.

Periode Tersulit, Nazar dan Kecintaan pada Sepak Bola

Achsanul Qosasi juga mengakui musim ini menjadi salah satu periode paling menegangkan selama dirinya memimpin Madura United.

Ia membandingkan situasi musim ini dengan musim sebelumnya ketika Madura United sudah memastikan aman dari degradasi jauh sebelum kompetisi berakhir.

“Tapi ini detik-detik akhir kompetisi dan ini luar biasa, di pertandingan menit terakhir kita baru bisa memastikan bahwa kita tidak degradasi ke Championship (Liga 2),” kata pria yang biasa disapa Pak AQ itu.

“Madura sejatinya memang tidak punya masalah apa pun, tapi kondisi ini di mana keselamatan kami ditentukan di akhir pertandingan menjadi cukup menarik buat kami,” imbuhnya.

Kini di tengah rasa syukur tersebut, ia tetap mengingatkan pentingnya menjaga kualitas kompetisi sepak bola Indonesia agar semakin berkembang setiap musim.

“Jangan sampai kualitas kompetisi ini menjadi turun, dan kita setiap tahun harus meningkatkan kualitas kompetisi demi kecintaan kita terhadap sepak bola,” ujar Achsanul Qosasi.

Madura United, Super League, Madura, Achsanul Qosasi, Super League 2025-2026, Madura United Selamat dari Degradasi, Ini Kata Achsanul Qosasi

Presiden klub Madura United Achsanul Qosasi bergembira karena tim tetap bertahan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia usai mengalahkan PSM Makassar pada pekan ke-34 Super League 2025-2026 dengan skor akhir 2-0 di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5/2026) sore.

Sementara itu usai laga saat ditanya soal nazar pribadi setelah Madura United berhasil bertahan di Liga 1, ia memilih tidak banyak membahas hal tersebut.

“Enggak, kita tidak boleh memamerkan sesuatu ya. Kalau sepak bola itu karena cinta ya, nazarnya itu memang sudah otomatis, nggak perlu disebutkan. Terima kasih ya.”

"Terima kasih semua, Mator sakalangkong (terima kasih), salam settong dhere," pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang