Kisah Madura United Lalui Ujian Berat Lolos dari Ancaman Degradasi

Madura United akhirnya memastikan diri tetap bertahan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League, musim depan.
Kepastian itu muncul setelah Madura United menundukkan PSM Makassar pada pekan ke-34 dengan skor 2-0 di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5/2026) sore.
Dua gol kemenangan Madura United dicetak oleh Junior Brandao. Ia mengemas gol pada menit ke-43 dan 54.
Kemenangan itu sekaligus mengakhiri perjuangan panjang Madura United yang sepanjang musim harus berkutat di papan bawah klasemen dan terus berjuang keluar dari ancaman degradasi.
Pelatih Madura United, Rakhmat Basuki, mengaku sangat bersyukur setelah tim berhasil melewati tekanan besar dan memastikan tetap bertahan di Super League.
“Yang jelas ini perjuangan semua anggota tim. Dan saya benar-benar bersyukur hari ini,” kata pelatih asli Madura itu.
Meski akhirnya menang meyakinkan, ia mengakui pertandingan tidak berjalan mudah.
Menurutnya, tim sempat kesulitan mengembangkan permainan pada babak pertama karena PSM tampil cukup disiplin dan mampu membuat para pemain Madura United frustrasi.
Ia menyebut perubahan permainan pada babak kedua menjadi salah satu kunci kemenangan tim. Ia menilai para pemain mulai mampu mengontrol pertandingan setelah menjalankan instruksi yang diberikan di ruang ganti.
“Dan alhamdulillah, game plan yang kami rencanakan berjalan dengan baik hari ini,” imbuhnya.
Momen Tersulit, Angkat Mental Pemain
Di balik keberhasilan menyelamatkan Madura United dari degradasi, Rakhmat Basuki mengungkap perjalanan musim ini bukan hal yang mudah baginya.
Ia menyebut tantangan terbesar bukan soal taktik, melainkan bagaimana menjaga motivasi pemain di tengah rentetan hasil buruk yang sempat dialami tim.
“Membuat pemain bangkit kembali, percaya diri kembali bahwa mereka juga punya kualitas yang sama dengan tim yang lain, itu tentu saja sangat berat,” ujar pelatih berusia 50 tahun itu.
“Belum lagi ada kadang ada kejadian-kejadian yang menurut saya tidak boleh terjadi di latihan, kadang ada pemain bertengkar, itu luar biasa menjadi pengalaman yang luar biasa bagi saya,” sambungnya.
Pemain Madura United Jordy Wehrmann dijaga pemain PSM Makassar pada pekan ke-34 Super League 2025-2026 dengan skor akhir 2-0 di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5/2026) sore.
Namun perlahan, Madura United berhasil melewati masa-masa sulit tersebut dengan memperkuat rasa kebersamaan di dalam tim.
Ia mengaku terus menanamkan rasa persaudaraan kepada seluruh pemain agar mereka tetap fokus pada tujuan utama, yakni menyelamatkan Madura United dari degradasi.
“Tapi alhamdulillah kami bisa mengatasi itu semua. Saya bilang kepada pemain bahwa kami adalah keluarga, kalian adalah teman, kalian adalah saudara di sini,” tutur Rakhmat Basuki.
Perjuangan panjang itu akhirnya berbuah manis di laga pamungkas Super League 2025-2026 ini.
Tangis haru, sorak suporter, dan rasa lega menyelimuti stadion setelah peluit panjang berbunyi.
“Mudah-mudahan apa yang kami lakukan semua ini bisa berbanding lurus dengan hasil yang akan kami capai nanti di akhir musim,” imbuhnya.
Drama Persaingan Degradasi
Sementara itu, pemain Madura United Gio Numberi juga mengungkap rasa syukurnya setelah tim berhasil lolos dari ancaman degradasi.
Keberhasilan tersebut menurutnya bukan hanya hasil kerja keras pemain di lapangan, tetapi juga berkat dorongan seluruh elemen tim yang terus berusaha sepanjang musim.
Ia mengaku bangga karena tim mampu mempertahankan tempat di Super League meski harus berjuang hingga pekan terakhir.
“Dan tentunya ada rasa bangga dari kami untuk bisa membawa tim ini tetap bertahan di Liga 1,” katanya.
Madura United memenangi persaingan dengan Persis Solo yang akhirnya harus turun kasta meski memenangi laga terakhir di markas Persita.
Persis Solo harus terdegradasi bersama Semen Padang dan PSBS Biak.
“Nah itu sepak bola. Kadang kita terima manisnya, kadang kita terima pahitnya. Jadi saya rasa semua kembali ke profesionalisme sih."
"Kalau coach siap, kita tetap bertahan di liga satu,” pungkas Gio Numberi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang