Upaya Kemenpora dalam Percepatan Pengembangan Industri Olahraga

Kemenpora, Erick Thohir, Upaya Kemenpora dalam Percepatan Pengembangan Industri Olahraga

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) berupaya mempercepat pengembangan industri olahraga mulai 2026.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya untuk posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga.

Ya, dengan seleksi terbuka ini, kesempatan tak hanya dimiliki dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) saja, tetapi juga dari kalangan profesional.

Para calon diharapkan memiliki kompetensi, pengalaman, serta rekam jejak di bidang industri olahraga, industri kreatif, wisata olahraga dan sektor terkait lainnya.

Tujuannya, sosok yang mengisi posisi tersebut benar-benar memiliki kompetensi yang sesuai dengan bidang yang ingin dikembangkan.

Proses seleksi JPT Madya dilakukan secara terbuka dan kompetitif.

Seleksi ini merupakan bagian dari komitmen Kemenpora dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berbasis sistem merit, sekaligus mendorong percepatan pengembangan industri olahraga nasional.

Terobosan di Awal Tahun

Seleksi JPT Madya untuk posisi Deputi dengan mengundang peserta dari kalangan profesional ini baru pertama kalinya dilakukan oleh Kemenpora. 

Terobosan ini bertujuan menjaring sosok pemimpin yang mumpuni untuk mewujudkan industri olahraga Tanah Air yang berdaya saing, berkelanjutan dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Menpora Erick Thohir berharap sosok yang terpilih nantinya bisa menjalankan peran strategis dalam merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan yang mendukung ekosistem industri olahraga nasional. 

“Kemenpora terus mendorong pengembangan industri olahraga dan wisata olahraga karena potensinya luar biasa untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja dan menyuburkan iklim investasi," kata Erick Thohir dalam keterangan resmi Kemenpora, Senin (19/1/2026).

"Sehingga untuk posisi Deputi bidang pengembangan industri olahraga, kami juga menjaring kalangan profesional untuk bersaing dengan ASN untuk mendapatkan sosok pemimpin yang benar-benar  bisa melahirkan inovasi, berkolaborasi lintas sektor dan memanfaatkan kekuatan olahraga kita sebagai daya tarik industri olahraga dan wisata olahraga yang memperkuat citra Indonesia di tingkat internasional,” tambahnya.

Proses pendaftaran akan dibuka mulai 3-17 Februari 2026. Informasi lebih lanjut terkait proses seleksi dapat diakses melalui situs resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang