Bojan Hodak Ungkap Alasan Persib Pinjamkan Rezaldi dan Hamra Hehanussa ke Persik

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak

 Persib Bandung mengambil langkah strategis dengan meminjamkan dua pemainnya ke Persik Kediri pada paruh musim Super League 2025/2026. Keputusan tersebut tidak lepas dari evaluasi internal tim, terutama menyangkut minimnya menit bermain yang diterima kedua pemain bersangkutan.

Pelatih Persib Bojan Hodak menegaskan, peminjaman Rezaldi Hehanussa dan Hamra Hehanussa bukan bentuk pelepasan permanen, melainkan upaya memberi ruang bagi keduanya untuk kembali menemukan ritme permainan sekaligus menjawab kebutuhan karier masing-masing.

Rezaldi Hehanussa dan Hamra Hehanussa resmi dipinjamkan Persib Bandung ke Persik Kediri dengan durasi enam bulan. Bojan Hodak menjelaskan, keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan situasi keduanya yang kesulitan mendapat kesempatan tampil secara reguler.

Bek Persib Bandung, Rezaldi Hehanusa

Untuk Rezaldi, Bojan menilai bek kiri berusia 30 tahun itu sejatinya memiliki kualitas yang sudah terbukti. Pemain yang akrab disapa Bule tersebut pernah menjadi pilihan utama saat Persib menjuarai Liga pada musim 2023/2024.

Namun, cedera panjang yang dialami Rezaldi pada musim berikutnya membuatnya harus menepi cukup lama. Dampaknya masih terasa hingga musim 2025/2026, di mana performa terbaiknya belum sepenuhnya kembali dan kesempatan bermain pun terbatas.

“Rezaldi bersama saya di tiga musim terakhir dan dia melakukan dengan baik pada musim pertama saya di sini dan menjadi pilihan pertama. Kami menjadi juara (di musim 2023/2024). Tapi di musim lalu dia mengalami cedera dan pada musim ini kurang mendapat menit bermain,”ujar Bojan Hodak di Lapangan Pendamping GBLA Sabtu, 17 Januari 2026, dikutip dari tvOnenews.

Bojan menyebut, masa peminjaman menjadi momen penting bagi Rezaldi untuk kembali mendapatkan menit bermain yang konsisten. Apalagi, kontraknya bersama Persib akan berakhir pada akhir musim ini.

Jika mampu menunjukkan performa meyakinkan bersama Persik, peluang untuk kembali berseragam Maung Bandung tetap terbuka. Bojan mengaku tidak menutup pintu, mengingat Rezaldi merupakan bek kiri yang ia nilai punya kualitas dan pengalaman.

Sementara itu, situasi berbeda dialami Hamra Hehanussa. Sejak direkrut di awal musim, Hamra belum sekalipun tampil di pertandingan resmi Persib. Ia lebih banyak berada di bangku cadangan sepanjang paruh pertama kompetisi.

Bojan mengungkapkan, Hamra sempat mengalami momen sulit pada masa pramusim. Kesalahan yang terjadi dalam ajang Piala Presiden 2025 disebut cukup memengaruhi kondisi mentalnya, hingga berdampak pada kepercayaan diri sang pemain.

Setelah itu, Persib tidak memiliki cukup kesempatan untuk memberinya menit bermain. Padahal, salah satu alasan mendatangkan Hamra adalah performanya di musim sebelumnya, yang dinilai cukup menjanjikan.

Dengan dipinjamkan ke Persik, Bojan berharap Hamra bisa kembali menemukan kepercayaan dirinya melalui jam terbang yang lebih reguler. Hal tersebut menjadi pertimbangan penting bagi Persib dalam menentukan langkah selanjutnya.

Bojan menegaskan, peminjaman kedua pemain ini juga menjadi bagian dari evaluasi jangka menengah klub. Penampilan mereka selama enam bulan ke depan akan menjadi bahan pertimbangan apakah Persib akan mempertahankan jasa keduanya pada musim berikutnya.

Peminjaman Rezaldi dan Hamra Hehanussa mencerminkan pendekatan realistis Persib dalam mengelola skuad. Di tengah persaingan ketat, menit bermain menjadi mata uang penting bagi pemain, sekaligus tolok ukur bagi klub dalam menentukan masa depan mereka.