Modal Kurang Bagus Jojo dan Putri KW Jelang Perempat Final India Open 2026
Jonatan Christie menjadi tumpuan Indonesia di perempat final India Open 2026, tetapi menghadapi tantangan berat dari lawannya, Christo Popov.
Sementara itu, Putri Kusuma Wardani juga membawa misi sulit saat bersaing di tunggal putri.
Gelaran India Open 2026 yang berlangsung di Indira Gandhi Sports Complex, New Delhi, memasuki fase delapan besar pada Jumat (16/1/2026).
Indonesia masih memiliki dua wakil di babak ini: Jonatan Christie di tunggal putra dan Putri Kusuma Wardani di tunggal putri.
Jonatan Christie Siap Hadapi Christo Popov
Jonatan Christie akan berhadapan dengan Christo Popov dari Perancis, pemain peringkat ke-7 dunia sekaligus juara BWF World Tour Finals 2025.
Pemain peringkat ke-4 dunia ini belum pernah menang dalam dua pertemuan sebelumnya melawan Popov.
Kedua pertemuan itu terjadi pada China Open 2025 dan BWF World Tour Finals 2025, dengan Jonatan kalah dalam laga tiga gim yang ketat.
Meski menghadapi catatan minor, Jonatan siap memberikan perlawanan maksimal demi tiket ke semifinal.
"Bertemu Christo Popov (Perancis), akan seru karena saya juga menantikan lah buat pertandingan besok," ujar Jonatan dikutip dari situs resmi PBSI.
"Dia juga pemain yang bagus, pemain kidal lagi, pemain kiri itu biasanya punya kelebihannya sendiri."
"Harus lebih siap dan harus siap capek karena dia juga tidak gampang mati, tidak gampang dimatikan juga."
Putri KW Tantang An Se Young
Di tunggal putri, Putri Kusuma Wardani harus bersaing menghadapi An Se Young dari Korea Selatan, peringkat keenam dunia.
Pemain bulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, saat beraksi di babak 16 besar India Open 2026 melawan Line Højmark Kjaersfeldt (Denmark) di Indira Gandhi Sports Complex, New Delhi, Kamis (15/1/2026).
Rekor pertemuan keduanya menunjukkan bahwa Putri belum pernah menang dalam tujuh duel sebelumnya.
Pertemuan pertama mereka terjadi pada Kejuaraan Bulu Tangkis Junior 2017 di Korea Selatan, di mana Putri kalah dua gim langsung 16-21, 13-21 dalam tempo 35 menit.
Pertemuan mereka di level World Tour pertama kali berlangsung pada Indonesia Masters 2023, di babak 16 besar, di mana Putri kalah lewat rubber game 21-18, 7-21, 10-21.
Pertemuan terakhir terjadi di BWF World Tour Finals 2025 di Hangzhou, China, dengan Putri kembali gagal meraih kemenangan melalui rubber game 16-21, 21-8, 8-21 dalam 63 menit.
Meski catatan minor terus membayangi, Putri tetap menargetkan performa terbaiknya saat menghadapi An Se Young.
"Besok bertemu An Se Young (Korea), saya akan mencoba mengeluarkan semua permainan yang dipunya," ucap Putri.
"Semoga rezekinya bisa ngalahin dia besok, modal bagus bisa curi satu gim di World Tour Finals kemarin," tambahnya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang