Bajak Laut Culik 4 WNI di Perairan Gabon, Begini Penjelasan Kemenlu

bajak laut, Kementerian Luar Negeri, Bajak Laut Culik 4 WNI di Perairan Gabon, Begini Penjelasan Kemenlu

Bajak laut menculik empat warga negara Indonesia (WNI) saat kapal mereka berlayar di Perairan Gabon, Sabtu (10/1/2026).

Penculikan terjadi ketika kapal berbendera Gabon bernama IB Fish 7 sedang beroperasi di sebelah barat Equator.

Selain WNI, bajak laut juga menculik lima warga negara China yang berada di kapal.

Sementara itu, enam awak kapal lainnya yang berkewarganegaraan China, Indonesia, dan Burkina Faso tetap berada di dalam kapal.

Lantas, apa kata Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) terkait kabar penculikan WNI oleh bajak laut di Perairan Gabon?

KBRI di Kamerun Sudah Lakukan Koordinasi

Juru Bicara Kemenlu Vahd Nabyl Achmad Mulachela mengatakan,  Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yaounde, Kamerun yang wilayah akreditasi kerjanya merangkap Gabon, telah berkoordinasi dengan Konsul Kehormatan RI di Liberville, ibu kota Gabon).  

Selain itu KBRI juga mengupayakan permohonan bantuan Pemerintah Gabon untuk dukungan bantuan dan keselamatan bagi para WNI yang diculik.

“Kemenlu melalui KBRI Yaounde juga telah koordinasi dengan otoritas setempat dan perusahaan agen kapal untuk mengupayakan penyelamatan awak kapal yang diculik,” ujar Nabyl dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com Selasa (13/1/2026).

“Dan, untuk mendapat informasi kondisi para WNI serta memastikan hak-hak ketenagakerjaan tetap dipenuhi kepada para WNI ABK dan/atau keluarganya,” tambahnya.

Kronologi Bajak Laut Culik 4 WNI

Penculikan WNI di Perairan Gabon bermula ketika kapal tempat mereka bekerja berlayar sekitar tujuh mil laut di sebelah barat daya Equata.

Sekitar pukul 02.00 waktu setempat, bajak laut bersenjata naik ke atas kapal dan menyasar awak tertentu sebelum melarikan diri.

Mengutip APA News, Senin (12/1/2026, para pelaku diketahui menargetkan awak kapal tertentu saat melakukan aksinya.

Usai menerima peringatan adanya pelanggaran keamanan maritim, Angkatan Laut Gabon bersama unit maritim Gendarmerie Nasional segera melakukan respons.

Pasukan keamanan kemudian menemukan kapal IB Fish 7 dan memberikan pengawalan bersenjata hingga kembali ke Pelabuhan Owendo di Libreville.

Menteri Pertahanan Nasional Gabon, Brigitte Onkanowa, menegaskan bahwa pemerintah memantau perkembangan situasi tersebut di tingkat tertinggi.

Sementara itu, Kantor Kejaksaan Libreville resmi membuka penyelidikan untuk mengungkap kronologi penyerangan dan mengidentifikasi kelompok kriminal yang bertanggung jawab.

Otoritas setempat juga bekerja sama dengan mitra internasional guna melacak keberadaan para pelaut yang diculik serta memastikan kepulangan mereka dengan selamat.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang