BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Jabodetabek 14-15 Januari 2026, Cek Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan

hujan, BMKG, prakiraan cuaca, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Jabodetabek 14-15 Januari 2026, Cek Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada 14–15 Januari 2026.

Berdasarkan prakiraan tersebut, hampir seluruh wilayah Jabodetabek diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

Kondisi ini perlu menjadi perhatian masyarakat karena curah hujan yang konsisten berpotensi menimbulkan genangan dan gangguan aktivitas.

Selain itu, risiko bencana hidrometeorologis seperti banjir dan tanah longsor juga meningkat di wilayah rawan.

Prakiraan Cuaca Jabodetabek 14 Januari 2026

Pada Rabu (14/1/2026), BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan terjadi di sejumlah wilayah Jabodetabek.

Wilayah yang berpotensi diguyur hujan ringan meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi.

Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang diperkirakan terjadi di Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Kota Depok, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, serta Kabupaten Tangerang.

BMKG tidak mencatat adanya potensi hujan lebat maupun ekstrem pada periode ini, namun masyarakat tetap diminta waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

Prakiraan Cuaca Jabodetabek 15 Januari 2026

Memasuki Kamis (15/1/2026), potensi hujan ringan diperkirakan meluas mencakup Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, dan Kota Depok.

Adapun hujan dengan intensitas sedang diprakirakan masih berpotensi terjadi di Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.

Sementara itu, Kabupaten Bogor dan Kota Bogor diperkirakan mengalami hujan lebat, sehingga memerlukan kewaspadaan tambahan terhadap potensi banjir bandang dan tanah longsor, khususnya di wilayah lereng dan bantaran sungai.

Imbauan Kewaspadaan dari BMKG

BMKG menegaskan bahwa prakiraan cuaca bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi atmosfer.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau terus memantau pembaruan informasi cuaca resmi.

Selain itu, pengelola fasilitas umum, sekolah, dan sektor transportasi diminta melakukan langkah antisipasi teknis terhadap dampak curah hujan yang berkelanjutan.

Informasi dini ini diharapkan dapat membantu masyarakat Jabodetabek agar lebih siap dan siaga menghadapi potensi hujan dalam beberapa hari ke depan.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang