Mengenal COE yang Buat Harga Honda Super One Melambung Tinggi
Honda Super One sudah resmi dijual kepada para konsumen. Mobil listrik mungil tersebut melantai dalam ajang Singapore Motor Show.
Kehadiran Electric Vehicle (EV) satu ini cukup mencuri perhatian. Sebab menawarkan desain yang retro dan modern.
Menurut laman resmi Honda Singapura, mobil listrik mereka dibekali motor penggerak berdaya 95 PS atau 93,7 hp di 13.850 rpm dan torsi puncak 162 Nm pada 2.700 rpm.
Disebutkan kalau Honda Super One turut diberikan opsi lima mode berkendara. Ambil contoh Normal, City, Sport, ECO serta Boost.

Untuk baterai, Honda Super One mengandalkan lithium-ion. Sementara lama waktu pengisian daya dari 20 persen sampai 80 persen sekitar 30 menit.
Di Negeri Singa, harga Honda Super One adalah 178.999 dolar Singapura setara dengan Rp 2,3 miliar.
Angka di atas sudah termasuk biaya Certificate of Entitlement (COE) dengan besaran sampai 90 ribu dolar Singapura atau Rp 1,1 miliar.
Melansir situs Onemotoring pada Senin (12/01), COE adalah sertifikat kepemilikan kendaraan yang wajib dipunyai agar dapat menggunakan mobil juga motor selama sepuluh tahun.
Dokumen tersebut mempunyai fungsi yang sangat penting, yaitu sebagai sistem kuota untuk mengendalikan jumlah kendaraan di jalanan.
Sehingga dapat mengatasi kemacetan di Singapura. Sebab mobil atau motor yang berada di jalanan tidak terlalu banyak.
“Untuk mendaftarkan kendaraan, Anda harus terlebih dahulu mengajukan penawaran COE sesuai kategori kendaraan,” tulis laman tersebut.
Lebih jauh disebutkan bahwa COE diterbitkan melalui lelang terbuka yang dilakukan dua kali sebulan. Masyarakat dapat mengajukan melalui mesin ATM atau internet banking.
Seperti dijelaskan di atas, proses lelang COE biasanya dimulai pukul 12.00 pada Senin pertama dan ketiga setiap bulan.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari kerja. Berarti akan berakhir pada pukul 16.00 sore di Rabu minggu yang sama.
Sebelum proses lelang dimulai oleh pihak terkait, kuota untuk setiap kategori bakal diumumkan lebih dahulu.
Sementara menyitat laman NLB, kuota tahunan COE akan ditetapkan berdasarkan proyeksi jumlah kendaraan yang dihapus data registrasi pada tahun sebelumnya.

Nantinya penambahan COE pada tahun berjalan, berdasarkan pertumbuhan tiga persen dalam populasi kendaraan.
Sebagai informasi pada Vehicle Quota System (VQS), terdapat lima kategori COE yang dapat diajukan para pemilik kendaraan, berikut rangkumannya.
Kategori COE di Singapura
- Kategori A: kendaraan roda empat bensin dengan kapasitas mesin 1.600 cc dengan tenaga maksimum 97 kW atau 130 hp.Sedangkan untuk mobil listrik, harus mempunyai daya puncak sebesar 110 kW atau 147,5 hp.
- Kategori B: kendaraan roda empat bensin dengan kapasitas mesin lebih dari 1.600 cc dengan tenaga di atas 97 kW atau 130 hp.Sementara untuk mobil listrik, harus mempunyai daya puncak melebihi 110 kW atau 147,5 hp.
- Kategori C: kendaraan barang dan bus
- Kategori D: sepeda motor
- Kategori E: semua kendaraan kecuali motor