Media Belanda Soroti Ancaman Pembunuhan terhadap Thom Haye usai Persib vs Persija

Thom Haye
Thom Haye

 Kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta dalam laga sarat gengsi El Clasico Indonesia tak sepenuhnya menjadi momen bahagia bagi Thom Haye. Di balik hasil positif di lapangan, gelandang Persib itu justru mengungkap kegelisahan serius yang menyertai debutnya di pertandingan paling panas di sepak bola nasional.

Haye mengaku menerima ancaman pembunuhan yang tidak hanya ditujukan kepadanya, tetapi juga kepada keluarganya. Situasi tersebut membuat euforia kemenangan bercampur dengan rasa khawatir mendalam.

Bersama Persib, Thom Haye menjalani debutnya di El Clasico kontra Persija Jakarta pada Minggu 11 Januari 2026. Laga tersebut dimenangi Persib dengan skor tipis 1-0 melalui gol cepat Beckham Putra Nugraha pada menit kelima.

Thom Haye resmi gabung Persib Bandung

Usai pertandingan, Haye menyampaikan kesannya bermain di laga klasik tersebut. Ia mengakui adanya kebanggaan dan kegembiraan, namun di saat yang sama merasa sedih akibat perilaku sebagian pihak di luar pertandingan.

Kesedihan itu muncul setelah Haye menerima banyak pesan berisi ancaman pembunuhan. Ancaman tersebut, menurutnya, tidak hanya menyasar dirinya sebagai pemain profesional, tetapi juga menyentuh ranah personal dengan melibatkan keluarganya.

“Saya bisa menerima banyak hal sebagai seorang profesional. Tetapi saya ingin dengan hormat meminta orang-orang yang mengirimkan ancaman pembunuhan dan pesan-pesan mengerikan kepada keluarga saya untuk berhenti,” tulis Thom Haye.

Pengakuan tersebut langsung menjadi perhatian luas. Tak hanya publik sepak bola Indonesia, media Belanda, turut menyoroti peristiwa tersebut.

Haye disebut merasa prihatin terhadap perilaku tidak sportif yang terjadi, baik di dalam maupun di luar lapangan. Media Belanda, Voetbal Primeur, turut mengulas situasi yang dialami gelandang Persib tersebut setelah debutnya di laga El Clasico Indonesia.

“Mantan pemain Eredivisie itu prihatin dengan perilaku tidak sportif di dalam dan luar lapangan serta meluapkan kekesalannya,” tulis Voetbal Primeur.

“Thom Haye menerima ancaman pembunuhan setelah melakukan debutnya di El Clasico Indonesia antara Persib Bandung dan Persija Jakarta,” sambung mereka.

Dalam pernyataannya, Haye juga menyampaikan pesan tegas kepada publik sepak bola Tanah Air. Ia menegaskan bahwa sepak bola seharusnya tidak berkembang ke arah yang membahayakan keselamatan pemain maupun keluarganya.

“Sepak bola seharusnya tidak pernah sampai sejauh itu,” tulis Haye.

“Mari kita bangun lingkungan sepak bola yang lebih baik bersama-sama untuk para pemain, untuk para penggemar, dan untuk masa depan sepak bola Indonesia,” tambah Haye.