Mengapa Kucing Suka Memijat 'Membuat Biskuit'? Ternyata Ini Arti di Balik Perilaku Uniknya

kucing, cara kucing berkomunikasi, Mengapa Kucing Suka Memijat 'Membuat Biskuit'? Ternyata Ini Arti di Balik Perilaku Uniknya, Rahasia di Balik Ekor dan Kedipan Mata, Vokalisasi yang Luar Biasa, Arti Perilaku Unik: 'Membuat Biskuit' hingga Menempelkan Bokong, Fungsi Kumis dan Kontak Mata

Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan paling populer di dunia. Namun, di balik tingkahnya yang menggemaskan, banyak pemilik yang belum menyadari betapa uniknya spesies ini.

Mulai dari kemampuan merasakan aroma melalui organ tambahan hingga fakta bahwa mengeong adalah cara komunikasi yang khusus dikembangkan kucing hanya untuk manusia.

Melansir laman Cville Cat Care, para profesional perawat kucing mulai dari cat sitter hingga groomer membagikan berbagai fakta menarik terkait perilaku dan isyarat komunikasi anabul (anak bulu) ini.

Berikut adalah deretan fakta unik mengenai cara kucing berkomunikasi yang perlu Anda ketahui:

Rahasia di Balik Ekor dan Kedipan Mata

Salah satu cara termudah memahami perasaan kucing adalah melalui gerakan tubuhnya. Menurut para pakar, setiap gerakan memiliki makna yang mendalam.

"Kedipan mata yang lambat adalah 'ciuman kucing'. Gerakan ini menunjukkan rasa puas dan kepercayaan," demikian penjelasan Wilde, salah satu pakar dalam laporan tersebut.

Selain mata, ekor juga menjadi indikator suasana hati yang sangat akurat:

  • Bentuk Tanda Tanya: Jika ekor kucing melengkung seperti tanda tanya, itu artinya mereka sedang mengajak Anda bermain.
  • Ekor Bergetar: Jika kucing mendekat dengan ekor tegak dan sedikit bergetar, itu menandakan mereka sangat senang bertemu Anda.
  • Kibasan Ekor: Berbeda dengan anjing yang mengibas ekor karena senang, pada kucing, kibasan ekor adalah peringatan bahwa mereka mulai merasa terganggu.
  • Ekor Melingkar: Saat kucing melingkarkan ekornya ke tubuh Anda atau hewan lain, itu adalah simbol persahabatan yang hangat.

Vokalisasi yang Luar Biasa

Tahukah Anda bahwa kucing memiliki kosakata yang unik untuk setiap pemiliknya? Kucing memiliki hingga 100 vokalisasi yang berbeda, jauh melampaui anjing yang hanya memiliki sekitar 10 suara.

Fakta menarik lainnya adalah mengenai suara "meong". Secara alami, kucing mengembangkan perilaku mengeong secara eksklusif hanya untuk berkomunikasi dengan manusia, bukan dengan sesama kucing dewasa.

Selain mengeong, suara desisan (hissing) sering kali disalahpahami. Wilde menekankan bahwa mendesis bersifat defensif, bukan agresif.

"Itu adalah ekspresi rasa takut, stres, atau ketidaknyamanan dari kucing yang merasa terancam, seolah berkata 'menjauhlah'," ungkap Wilde. Bahkan dalam perkelahian, kucing yang mendesis biasanya adalah pihak yang lebih rentan.

Arti Perilaku Unik: 'Membuat Biskuit' hingga Menempelkan Bokong

Pemilik kucing pasti sering melihat anabul mereka melakukan gerakan seperti memijat atau sering disebut "making biscuits".

Perilaku ini sebenarnya berasal dari masa kecil mereka saat menyusu pada induknya untuk merangsang keluarnya susu, dan terbawa hingga dewasa sebagai tanda kebahagiaan.

Berikut beberapa perilaku unik lainnya:

  • Menunjukkan Perut: Saat kucing berguling dan memperlihatkan perutnya, itu adalah tanda kepercayaan tertinggi, namun bukan berarti mereka selalu ingin diusap perutnya.
  • Menempelkan Wajah: Kucing memiliki kelenjar aroma di wajah dan tubuhnya. Saat mereka menggosokkan wajah ke Anda, mereka sebenarnya sedang menandai Anda sebagai wilayah kekuasaan mereka.
  • Menyodorkan Bokong: Meski terkesan aneh bagi manusia, saat kucing mengarahkan bagian belakang tubuhnya ke wajah Anda, itu adalah gestur persahabatan yang tulus.
  • Menguap: Terkadang kucing menguap untuk mengakhiri konfrontasi dengan hewan lain

Fungsi Kumis dan Kontak Mata

Kumis kucing juga berfungsi sebagai detektor suasana hati. Saat takut, kucing akan menarik kumisnya ke belakang. Sebaliknya, saat sedang dalam mode berburu, kumis akan diarahkan ke depan.

Penting bagi pemilik untuk tidak melakukan kontak mata langsung secara terus-menerus. Bagi kucing, kontak mata langsung dianggap sebagai ancaman atau tantangan.

Dengan memahami isyarat-isyarat ini, hubungan antara pemilik dan kucing peliharaan diharapkan dapat terjalin lebih erat dan harmonis.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang