Profil Liam Rosenior, Pilihan Internal Chelsea Pengganti Maresca

Chelsea, Enzo Maresca, Liam Rosenior, Profil Liam Rosenior, Pilihan Internal Chelsea Pengganti Maresca

Berikut adalah profil pelatih asal Inggris, Liam Rosenior, yang diyakini bakal menjadi pengganti Enzo Maresca di kursi kepelatihan Chelsea.

Kubu Liga Inggris, Chelsea, secara resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Enzo Maresca  lewat pengumuman resmi pada Kamis (1/1/2025).

Pemecatan ini terjadi di tengah tekanan besar akibat performa tim yang menurun di Liga Inggris atau Premier League, serta memburuknya hubungan internal antara pelatih dan manajemen.

Sang pelatih dikatakan tak puas dengan batasan-batasan yang harus ia hadapi di hadapan manajemen klub.

Menurut laporan Sky Sports, Liam Resenior berada di posisi teratas dalam daftar calon pengganti Maresca.

Liam Rosenior kini tengah menjabat sebagai pelatih Strasbourg di Liga Perancis, klub adik Chelsea yang sama-sama berada di bawah kepemilikan BlueCo.

Rosenior merupakan salah satu pelatih muda Inggris yang namanya terus mencuat dalam beberapa tahun terakhir.

Lahir di London pada 9 Juli 1984, Rosenior dikenal sebagai figur pelatih modern dengan latar belakang pengalaman panjang sebagai pemain profesional di sepak bola Inggris.

Mantan Bek Berpengalaman di Liga Inggris

Karier bermain Rosenior berlangsung lebih dari satu dekade.

Ia berposisi utama sebagai bek kanan dan pernah memperkuat sejumlah klub, di antaranya Fulham, Reading, Hull City, dan Brighton & Hove Albion.

Pengalaman bermain lebih dari 400 laga di berbagai level kompetisi Inggris membentuk pemahamannya yang kuat terhadap dinamika sepak bola domestik.

Setelah pensiun sebagai pemain, Rosenior langsung beralih ke dunia kepelatihan.

Ia memulai karier sebagai bagian dari staf pelatih Wayne Rooney di Derby County, sebelum kemudian dipercaya menangani Hull City sebagai pelatih kepala pada November 2022.

Penunjukan tersebut menjadikannya salah satu pelatih termuda di Championship saat itu.

Di Hull City, Rosenior dikenal membawa pendekatan permainan berbasis penguasaan bola, disiplin posisi, dan keberanian membangun serangan dari lini belakang.

Pada musim pertamanya, ia berhasil menstabilkan performa tim dan membawa Hull bersaing di papan tengah klasemen Championship, sebuah capaian penting mengingat kondisi klub saat ia mengambil alih.

Pendekatan taktis Rosenior sering dikaitkan dengan filosofi sepak bola modern Inggris yang menekankan struktur permainan, fleksibilitas formasi, dan pengembangan pemain muda.

Ia juga dikenal komunikatif dalam manajemen ruang ganti serta memiliki perhatian besar pada detail latihan.

Kendati tak bisa berbahasa Perancis saat pertama datang ke Strasbourg, para pemainnya tetap memahami keinginan sang pelatih serta membuat manajemen klub kagum dengan dengan kecerdasan, ambisi, dan pengetahuannya.

Dipengaruhi Wayne Rooney

Rosenior mengklaim bahwa metode kepelatihannya dipengaruhi oleh pelatih NFL legendaris Bill Belichick dan Wayne Rooney, di mana ia sempat menjabat sebagai asisten pelatih legenda Man United tersebut.

"Tanpa pengalaman itu bersama Wayne, saya pikir saya tak akan menjadi manajer seperti sekarang ini," tuturnya di Guardian.

Pada wawancara sama, ia memuji bagaimana Rooney menangani tekanan, manajemen personel, dan memakai intiuisinya."

Secara taktis, Rosenior memilih formasi mengalir yang bisa berubah-ubah tergantung kebutuhan dalam pertandingan.

Ia bisa memulai laga dengan skema 3-2-5 dalam penguasaan bola tetapi 4-3-3 tanpa si kulit bundar tetapi bisa mengubah hal tersebut tergantung skenario laga.

Satu hal yang dikatakan juga menjadi keunggulan sang pelatih adalah kelihaiannya berbicara depan media dan mengarungi politik di level atas BlueCo, suatu hal yang ternyata sulit dilakukan oleh Maresca.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang