Top 35+ KA Jarak Jauh Berhenti Luar Biasa di Stasiun Lempuyangan pada 31 Desember 2025 dan 1 Januari 2026

Stasiun Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan, 35 KA Jarak Jauh Berhenti Luar Biasa di Stasiun Lempuyangan pada 31 Desember 2025 dan 1 Januari 2026

Sebanyak 35 kereta api (KA) jarak jauh yang melintas di wilayah Yogyakarta akan melakukan pemberhentian luar biasa (BLB) di Stasiun Lempuyangan.

Kebijakan ini diberlakukan oleh PT Kereta Api Indonesia sebagai antisipasi kepadatan lalu lintas dan penutupan ruas jalan di sekitar Stasiun Yogyakarta.

Dengan skema ini, calon penumpang yang semula naik atau turun di Stasiun Yogyakarta dapat menggunakan Stasiun Lempuyangan sebagai alternatif.

Pemberlakuan BLB berlaku Rabu, 31 Desember 2025 dan Kamis, 1 Januari 2026, mengikuti kondisi operasional akhir tahun dan awal tahun baru.

Daftar 35 KA Jarak Jauh yang BLB di Stasiun Lempuyangan

Dilansir dari Instagram Story akun PT KAI @KAI121_ pada Selasa (30/12/2025), berikut daftar KA jarak jauh yang melakukan pemberhentian luar biasa di Stasiun Lempuyangan:

  1. KA Senja Utama Solo (73) – Solobalapan–Pasarsenen
  2. KA Lodaya (79) – Solobalapan–Bandung
  3. KA Gajayana (35) – Malang–Gambir
  4. KA Sancaka (83) – Surabaya Gubeng–Yogyakarta
  5. KA Argo Dwipangga (15) – Solobalapan–Gambir
  6. KA Mutiara Selatan (71) – Surabaya Gubeng–Bandung
  7. KA Wijayakusuma (157) – Ketapang–Cilacap
  8. KA Lodaya Tambahan (7013) – Solobalapan–Bandung
  9. KA Malabar (67) – Malang–Bandung
  10. KA Batavia (7005) – Solobalapan–Gambir
  11. KA Bima (7) – Surabaya Gubeng–Gambir
  12. KA Manahan (63) – Solobalapan–Gambir
  13. KA Turangga (11) – Surabaya Gubeng–Bandung
  14. KA Gajayana Tambahan (7001) – Malang–Gambir
  15. KA Malioboro Ekspres (169) – Malang–Purwokerto
  16. KA Sancaka (87) – Surabaya Gubeng–Yogyakarta
  17. KA Tambahan SLO–PSE (7025) – Solobalapan–Pasarsenen
  18. KA Lodaya Tambahan (7014) – Solobalapan–Bandung
  19. KA Wijayakusuma (158) – Cilacap–Ketapang
  20. KA Bangunkarta (162) – Pasarsenen–Jombang
  21. KA Sancaka Utara (236) – Cilacap–Surabaya Pasarturi
  22. KA Kertanegara (168) – Purwokerto–Malang
  23. KA Tambahan PSE–SLO (7026) – Pasarsenen–Solobalapan
  24. KA Sancaka (88) – Yogyakarta–Surabaya Gubeng
  25. KA Bima (8) – Gambir–Surabaya Gubeng
  26. KA Turangga (12) – Bandung–Surabaya Gubeng
  27. KA Malabar (68) – Bandung–Malang
  28. KA Gajayana (36) – Gambir–Malang
  29. KA Lodaya (80) – Bandung–Solobalapan
  30. KA Mutiara Selatan (72) – Bandung–Surabaya Gubeng
  31. KA Argo Lawu (14) – Gambir–Solobalapan
  32. KA Madiun Jaya (144) – Pasarsenen–Madiun
  33. KA Mataram (75) – Pasarsenen–Solobalapan
  34. KA Lodaya Tambahan (7012) – Bandung–Solobalapan
  35. KA Manahan (54) – Gambir–Solobalapan

Tujuan Pemberhentian Luar Biasa (BLB)

Pemberhentian luar biasa (BLB) merupakan pola operasi sementara untuk memastikan layanan perjalanan KA tetap berjalan aman dan nyaman di tengah rekayasa lalu lintas serta penutupan akses menuju dan di sekitar Stasiun Yogyakarta.

Dengan adanya BLB, penumpang tetap memiliki opsi keberangkatan dan kedatangan tanpa harus terhambat kondisi jalan.

Imbauan Bagi Penumpang

Calon penumpang KA yang berangkat dari Stasiun Yogyakarta ke arah barat diimbau untuk datang lebih awal agar tidak tertinggal kereta.

Sementara penumpang KA arah timur juga disarankan tiba lebih awal di stasiun atau memilih naik dari Stasiun Lempuyangan dengan tetap mengacu pada jadwal yang tertera di tiket.

Untuk seluruh KA yang diberlakukan BLB di Stasiun Lempuyangan, jadwal keberangkatan dan kedatangan tetap mengikuti jadwal pada tiket.

Penumpang diminta memastikan kembali informasi perjalanan dan menyesuaikan waktu kedatangan ke stasiun agar perjalanan tetap lancar selama periode akhir tahun dan awal tahun baru.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang