Cara Mengusir Celurut dari Rumah, Tak Perlu Racun Tikus

Celurut adalah mamalia kecil yang sering keliru dianggap tikus, padahal secara biologis berbeda.
Mereka termasuk dalam keluarga Soricidae dan dikenal sebagai hewan pemakan serangga (insectivora), bukan pengerat seperti tikus.
Dengan bentuk kecil dan moncong runcing, celurut sering masuk ke rumah ketika mencari makanan, terutama jika ada serangga atau kondisi lembap, dilansir dari laman Rentokil, perusahaan pengendali hama internasional.
Celurut bisa menjadi hama rumah karena kotorannya mengotori dapur, padahal urine atau tinja mereka mengandung bakteri seperti Salmonella atau Leptospira yang bisa membahayakan kesehatan manusia.
Perbedaan celurut dan tikus
Salah satu spesies yang paling sering dijumpai di sekitar permukiman adalah Suncus murinus atau Asian house shrew, sebagaimana dicukil dari laman US Department of Agriculture (USDA).
Berbeda dengan tikus yang termasuk ordo Rodentia, celurut masuk dalam ordo Eulipotyphla, satu kelompok dengan landak dan mol.
Perbedaan mendasar ini membuat perilaku dan cara penanganannya juga tidak sama.
Menurut British Pest Control Association (BPCA), celurut sering masuk rumah bukan untuk mencari makanan manusia, melainkan memburu serangga, seperti kecoak, jangkrik, dan larva.
Rumah yang lembap, banyak celah, dan memiliki populasi serangga tinggi menjadi habitat yang menarik bagi hewan ini.
Berikut perbedaan lengkap antara celurut dan tikus:
- Bentuk moncong: Celurut memiliki moncong panjang dan runcing, sedangkan tikus lebih tumpul.
- Perilaku makan: Celurut pemakan serangga (insektivora), tikus pemakan segala (omnivora).
- Bau tubuh: Celurut memiliki kelenjar bau menyengat sebagai mekanisme pertahanan, yang sering dikeluhkan penghuni rumah.
- Kebiasaan mengerat: Tikus mengerat kabel dan perabot, celurut umumnya tidak.
BPCA mencatat bahwa celurut jarang merusak bangunan, namun kehadirannya dapat mengganggu dan bangkainya menimbulkan bau menyengat jika mati di dalam rumah.
Dilansir dari laman University of Alaska Fairbanks, celurut dapat masuk ke rumah ketika mencari serangga sebagai sumber makanan dan kadang membawa beberapa penyakit yang sama dengan tikus, sehingga langkah pengendalian yang efektif perlu diterapkan untuk mengurangi kontak dengan manusia dan kontaminasi di rumah.
Cara mengusir celurut dari rumah
Berikut beberapa cara mengusir celurut dari dalam rumah:
1. Tutup titik akses masuk
Menutup celah dan lubang di fondasi rumah dengan kain baja, kawat logam, atau material kuat lainnya dapat mencegah celurut masuk ke dalam bangunan.
2. Kurangi sumber makanan
Karena celurut memakan serangga, langkah awal yang efektif adalah mengendalikan populasi serangga di sekitar rumah dengan menjaga kebersihan, menghilangkan tumpukan sampah, dan mengurangi tempat lembap yang menarik serangga.
Semakin sedikit serangga, makin kecil daya tarik bagi celurut untuk tinggal.
3. Pasang perangkap
Perangkap mekanis seperti snap trap atau box trap dapat dipasang di jalur pergerakan celurut di sepanjang dinding atau lokasi yang sering dilalui untuk menangkap mereka secara langsung.
4. Jaga kebersihan lingkungan
Membersihkan pekarangan dari tumpukan daun, pepohonan rapat, atau area lembap akan mengurangi habitat serangga yang menjadi makanan celurut.
Cara ini dipercaya efektif dalam menurunkan kemungkinan celurut mendekat ke rumah.
5. Hindari penggunaan racun rodentisida
Karena celurut adalah pemakan serangga dan bukan tikus, rodentisida (racun tikus) biasa sering tidak efektif untuk mereka.
Beberapa sumber perusahaan pengendali hama menyarankan penggunaan perangkap langsung atau metode eksklusi (mengendalikan hama dengan mencegah hewan masuk ke rumah) daripada racun yang ditujukan untuk tikus.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang