Pentingnya Magang untuk Pengalaman Kerja Pelajar di Masa Depan
Dunia pendidikan dan dunia kerja kini tidak lagi terpisah jauh. Perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), membuat jalur menuju karier masa depan semakin dinamis dan menuntut kesiapan sejak dini.
Melalui sebuah program magang, pelajar kelas 7–12 hingga mahasiswa semester awal tidak hanya dikenalkan pada teknologi AI, tetapi juga pada pentingnya membangun pengalaman nyata, termasuk melalui program magang (internship) sejak usia sekolah.
Selama ini, magang kerap dianggap hanya relevan bagi mahasiswa tingkat akhir. Padahal, tren global menunjukkan bahwa pengalaman kerja justru semakin bernilai ketika dimulai lebih awal. Pelajar yang sudah mengenal dunia profesional sejak sekolah memiliki keunggulan dalam memahami minat, membangun portofolio, serta mengasah soft skills yang tidak selalu diajarkan di kelas.
CEO Bee Well by Lemonpotts, Irma Nasution, menegaskan bahwa kesiapan masa depan tidak cukup hanya bertumpu pada nilai akademis.
“Kami ingin siswa sejak kelas 7 hingga 12 sudah mengumpulkan portofolio pelatihan yang berguna untuk masa depan akademik dan profesional mereka. Koneksi yang baik akan sangat menentukan perkembangan mereka ke depan,” ujar Irma.
Menurutnya, banyak pekerjaan di masa depan akan berubah atau bahkan tergantikan oleh AI. Karena itu, pengalaman, jejaring, dan kesiapan mental menjadi aset penting yang tidak bisa digantikan teknologi.
Salah satu keunggulan mengikuti program magang ini adalah terbukanya peluang kerja sama strategis dengan UN Global Compact Network Indonesia. Melalui jejaring perusahaan yang luas, peserta berkesempatan mengikuti program internship yang relevan dengan dunia industri dan pembangunan berkelanjutan.
Langkah ini dinilai sejalan dengan kebutuhan generasi muda yang tidak hanya dituntut cakap teknologi, tetapi juga memahami konteks dunia kerja, tanggung jawab sosial, dan kepemimpinan.
Direktur Utama SMESCO Indonesia, Doddy Akhmadsyah Matondang, menyambut baik inisiatif tersebut dan menilai kolaborasi ini memiliki dampak jangka panjang.
“Kami percaya kolaborasi ini akan memberikan dampak signifikan dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia agar lebih melek dan ramah teknologi,” ujarnya saat memberikan apresiasi atas terselenggaranya BeeCon 2025 di SMESCO Startup Hub.
Apa Manfaat Magang Sejak Usia Sekolah?
Magang sejak dini memberikan berbagai manfaat konkret, di antaranya:
- Membantu pelajar mengenali minat dan potensi diri lebih awal
- Melatih tanggung jawab, komunikasi, dan etos kerja
- Menjadi nilai tambah saat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi
- Membangun portofolio dan jejaring profesional
- Membentuk mental adaptif menghadapi perubahan dunia kerja
“Kami tidak ingin hanya fokus pada angka kurikulum. Kami ingin menciptakan manusia yang berempati, tahu bagaimana memimpin, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” tambah Irma.
Di tengah perubahan dunia kerja yang cepat, magang bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dari perjalanan pendidikan. Dengan dukungan ekosistem yang tepat, seperti yang ditawarkan BeeCon 2025, pelajar memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh menjadi individu yang siap kerja, berkarakter, dan mampu beradaptasi dengan masa depan berbasis teknologi.