Menperin: 19 Ribu Produk Dalam Negeri Sudah Menjangkau 180 Negara

Ilustrasi identifikasi produk.
Ilustrasi identifikasi produk.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Sumber Daya Mineral (SDM) mengklaim bahwa puluhan ribu produk dalam negeri sudah menjangkau ratusan negara.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bandar Alkhorayef, menperin dan SDM Arab Saudi. Menurutnya, produk-produk dalam negeri alias yang menyandang logo “Made in Saudi” telah mencapai 19 ribu unit dan dikirim ke 180 negara.

Ia menyatakan bahwa program tersebut kini mencakup 3.700 perusahaan nasional yang terdaftar. Bandar juga mencatat jika pada paruh pertama tahun ini angka setengah tahunan tertinggi untuk ekspor non-minyak, senilai SR307 miliar (Rp1.362 triliun), setelah total ekspor pada 2024 mencapai sekitar SR515 miliar (Rp2.285 triliun).

Program “Made in Saudi” diluncurkan pada 2021 dengan tujuan memperkuat kehadiran produk lokal di pasar domestik dan internasional serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional sejalan dengan target Visi 2030.

Menperin dan SDM tersebut menyoroti upaya Otoritas Pengembangan Ekspor Arab Saudi dalam memfasilitasi akses produk nasional ke pasar global, seperti dikutip dari situs Arabnews, Selasa, 16 Desember 2025.

Hal ini telah dicapai melalui penandatanganan 108 perjanjian ekspor, pendaftaran 433 importir di platform Saudi Exports, dan pemberian lisensi kepada sembilan perusahaan ekspor yang perdagangan ekspornya telah mencapai 21 negara dengan nilai SR390 juta (Rp1,7 triliun).

Program “Made in Saudi” adalah inisiatif dari Program Pengembangan Industri dan Logistik Nasional. Program ini dikelola oleh Otoritas Pengembangan Ekspor Saudi, yang juga dikenal sebagai Saudi Exports, sebuah badan pemerintah yang bertugas meningkatkan ekspor non-minyak Kerajaan. 

Saudi Exports mengembangkan dan mengelola program ini dengan tujuan strategis untuk mendukung negara dalam mencapai tujuan Visi Transformatif 2030.

Melalui program “Made in Saudi”, Otoritas tersebut baru-baru ini berpartisipasi sebagai mitra strategis dalam The Big 5 2025, sebuah pameran global terkemuka untuk industri konstruksi yang diadakan di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) pada November 2025.

Saudi Exports memimpin delegasi yang terdiri dari lebih dari 50 perusahaan konstruksi dari Kerajaan Arab Saudi ke acara tersebut, yang menarik lebih dari 2.000 peserta pameran dari lebih dari 165 negara.

Program ini juga berpartisipasi sebagai mitra strategis sektor publik dalam konferensi pembiayaan pembangunan Momentum 2025 Dana Pembangunan Nasional (NDF) di Riyadh pada bulan ini, yang mencerminkan peran integralnya dalam transformasi ekonomi nasional Arab Saudi di bawah Visi 2030.

Konferensi tersebut menghadirkan lebih dari 100 pembicara yang fokus pada pengembangan kemitraan untuk memperluas saluran pembiayaan, yang mencerminkan peran sentral NDF sebagai fasilitator dan penggerak strategis sistem pembiayaan pembangunan nasional.