Honda Sempat Bikin Jorge Martin Berniat Berpaling dari Aprilia
Beberapa waktu lalu, Jorge Martin sempat diisukan berniat meninggalkan Aprilia. Hal itu digadang-gadang karena rentetan hasil buruk pada awal MotoGP 2025.
Namun keputusan tersebut urung terjadi. Martinator tetap membela skuad asal Italia satu ini.
Akan tetapi, ada fakta baru dari keretakan hubungan antara Jorge Martin dan Aprilia di awal musim ini.
Albert Valera, manajer Jorge Martin memberi tahu kepada Massimo Rivola, CEO Aprilia kalau sang rider mendapatkan tawaran menggiurkan dari Honda untuk MotoGP 2026.

Dorongan itu membuat Martin mencoba mengaktifkan klausul performa dalam kontraknya. Sehingga ia bisa angkat koper dari Negeri Pizza.
"Manajernya datang kepada saya dan berkata, 'kau tahu saya rasa kita bisa pergi serta Honda cukup tertarik padanya, tawarannya sangat bagus'," ungkap Rivola di Crash, Senin (15/12).
Mendengar hal tersebut membuat emosi Rivola meningkat. Ia tidak terima dengan tindakan Honda.
Petinggi Aprilia itu lantas terbang ke Madrid, Spanyol guna bertemu dengan Jorge Martin.
"Karena saya ingin menemuinya, untuk memastikan apakah yang baru saja dikatakan Albert itu benar," tegas Massimo Rivola.
Setelah dikonfirmasi, Jorge Martin sempat mengutarakan keinginannya untuk membela Honda di MotoGP 2026.
Rivola lantas menolak dengan tegas niat Jorge Martin. Ia tidak membiarkan sang rider buat berganti seragam.
"Maaf, saya tidak akan membiarkanmu pergi," pungkas bos Aprilia tersebut.
Honda Menepis Isu yang Ada
Sementara itu, Honda sempat mengelak kabar yang beredar. Mereka berulang kali mengaku tidak melayangkan tawaran ke Jorge Martin.
Jenama asal Jepang itu mengklaim, tidak mengajukan kesepakatan dengan pembalap yang masih terikat kontrak bersama tim lain.
Perselisihan antara Aprilia serta Jorge Martin pun reda. Hal tersebut setelah tim mengancam akan memberikan hukuman.
"Kontrak antara Aprilia Racing serta Jorge Martin sah dan berlaku. Karenanya harus dihormati oleh kedua belah pihak hingga berakhir,” bunyi pernyataan Aprilia.

Skuad asal Noale itu menyebut kalau mereka telah menghormati segala kesepakatan yang dibuat dengan sang pembalap.
Kemudian Aprilia juga sudah memenuhi semua kewajiban kepada Jorge Martin. Lalu menyelesaikan kontrak sampai penghujung 2026.
Tidak ketinggalan ada campur tangan dari Carmelo Ezpeleta, CEO Dorna. Membuat Martinator berkomitmen menyelesaikan kontraknya.