Kemenhub Perpanjang Angkutan Motor Gratis saat Nataru 2025-2026
Berbagai fasilitas disiapkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026. Salah satunya adalah angkutan motor gratis.
Hal tersebut dilakukan demi mendukung kelancaran mobilitas warga, mengurangi kepadatan lalu lintas serta meningkatkan keselamatan pengendara.
“Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub memperpanjang layanan angkutan motor gratis dengan kereta api hingga 5 Januari 2026,” ungkap Arif Anwar, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Ditjen Perkeretaapian Kemenhub di Antara, Sabtu (13/12).
Menurut Arif, ada beberapa pertimbangan mengapa mereka memperpanjang waktu layanan gratis tersebut.

Seperti contoh tingginya minat dan antusiasme masyarakat untuk mengikuti program layanan angkutan motor gratis pada masa libur Nataru 2025-2026.
"Alhamdulillah, per hari ini Jumat (12/12) pukul 20.00 WIB tadi sudah ada 1.844 motor dengan 3.052 penumpang terdaftar akan mengikuti program angkutan motor gratis Nataru,” kata Arif.
Arif pun berharap program tersebut bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, terutama yang ingin pergi berlibur atau mudik.
Ditambah masa pendaftaran angkutan motor gratis berlangsung pada 1-29 Desember 2025 dan 1-4 Januari 2026.
Kemudian periode pengangkutan pada 23-30 Desember 2025 serta 2-5 Januari 2026, jadi sangat membantu masyarakat.
Ia menuturkan bagi masyarakat yang berminat mengikuti program itu bisa melakukan pendaftaran dengan dua cara.
Pertama secara daring melalui nusantara.kemenhub.go.id. Lalu luring dengan mendatangi stasiun yang menjadi lokasi pendaftaran.
Adapun stasiun yang menjadi lokasi pendaftaran adalah Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Tangerang, Stasiun Bekasi, Stasiun Depok Baru, Stasiun Cirebon Prujakan dan Stasiun Tegal.
Masih ada juga Stasiun Pekalongan, Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Purwokerto, Stasiun Kebumen, Stasiun Kutoarjo, Stasiun Lempuyangan maupun Stasiun Purwosari.

Patut diketahui, angkutan motor gratis akan hadir melalui dua jalur utama, yakni lintas utara dan tengah.
Pada lintas utara, kereta akan berhenti untuk melayani masyarakat di Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Pasar Senen (khusus penumpang), Stasiun Bekasi (khusus penumpang), Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Tegal, Stasiun Pekalongan serta Stasiun Semarang Tawang.
Sedangkan lintas tengah melayani Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Pasar Senen (khusus penumpang), Stasiun Bekasi (khusus penumpang), Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Purwokerto, Stasiun Kebumen, Stasiun Kutoarjo, Stasiun Lempuyangan maupun Stasiun Purwosari.