Komentar Marc Marquez Usai Dapat Trofi Khusus di FIM Awards 2025

Nama Marc Marquez terus menjadi sorotan. Terutama setelah ia berhasil menyabet gelar juara dunia MotoGP 2025.

Keberhasilan tersebut dinilai sangat menginspirasi banyak orang. Mengingat beberapa tahun lalu The Baby Alien sempat diterpa cedera parah.

Bahkan dia harus absen selama satu tahun lebih, dalam gelaran para raja demi bisa pulih dan kembali ke lintasan.

Namun setelah badai itu selesai, Marc Marquez langsung tancap gas. Performanya meningkat signifikan usai bergabung dengan Gresini Racing serta Ducati Lenovo.

Puncaknya di MotoGP 2025, rekan satu garasi Francesco Bagnaia itu merengkuh gelar juara dunia ke sembilan selama berkecimpung di dunia balap.

Berkat prestasi di atas, Marc Marquez dianugerahi trofi khusus atas comeback yang dinilai sebagai salah satu terbesar dalam sejarah olahraga.

Pada malam FIM Awards 2025 di Lausanne, rider asal Spanyol itu tidak hanya menerima medali resmi sebagai juara dunia MotoGP 2025 saja.

Namun ia juga mendapatkan penghargaan tak terduga, yakni FIM Sporting Trophy atas kegigihannya kembali berprestasi.

“Setiap juara yang ada di panggung pantas mendapatkan medali mereka, tetapi trofi ini khusus untuk Marc yang berhasil bangkit dari situasi hampir mustahil,” ungkap Jorge Viegas, Presiden FIM di Crash, Selasa (09/12).

Jelas Marc Marquez merasa bangga setelah menerima penghargaan itu. Sebab usaha untuk bangkit dari keterpurukan tidak mudah.

Harus dilalui dengan tekad kuat hingga bisa kembali seperti semula. Bahkan dapat menjadi juara dunia di kelas para raja.

“Itu adalah bagian paling menantang dalam karier saya. Pada beberapa titik saya merasa hal itu nyaris mustahil,” kata Marc Marquez.

Memang jika diingat, dominasi Marc Marquez sepanjang 2025 menjadi bukti bahwa ia masih memiliki mental juara.

Sampai-sampai, keunggulannya di papan atas klasemen MotoGP 2025 tidak tergoyahkan para rival.

Menuju MotoGP Jepang 2025: Momen Penentuan Gelar Marc Marquez

“Tetapi kami terus berjuang, kembali dan akhirnya menutup dengan gelar juara dunia,” tegas Marc Marquez.

Penghargaan spesial dari FIM jadi penutup yang manis bagi perjalanan panjang Marc Marquez. Terutama untuk bangkit dari keterpurukan.

Trofi itu tidak hanya merayakan gelar dunia, namun ketahanan mental serta fisik seorang atlet yang menolak menyerah begitu saja.