Final ARRC 2025, Tim Balap Astra Honda Fokus Geber Performa Andi Gilang di Kelas ASB1000

Motorsport Manager PT Astra Honda Motor (AHM), Johanes Lucky Margo Utomo
Motorsport Manager PT Astra Honda Motor (AHM), Johanes Lucky Margo Utomo

Motorsport Manager PT Astra Honda Motor (AHM), Johanes Lucky Margo Utomo, menaruh perhatian lebih pada salah satu pembalapnya yakni Andi Gilang ya berada di kelas ASB1000, dalam final Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025 yang digelar di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, pada 5-7 Desember 2025.

Dia menjelaskan, hal itu karena dari lima seri yang sudah dijalani, Gilang baru mengantisipasi 73 poin dan terpaut 79 angka dari pemimpin klasemen yakni Nakarin Atiratphuvapat yang merupakan pembalap asal Thailand.

"Untuk Andi di ASB1000, Andi ini memang posisinya masih di bawah. Jadi Andi akan berusaha untuk bisa naik ke atas ya," kata Lucky saat ditemui di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Jumat, 5 Desember 2025.

Tiga Motor Seri CBR Ketiga Pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT)

"Karena tadi partai risiko penentu, jadi pasti akan ada tekanan tambahan buat mereka. Targetnya podium," ujarnya.

Sementara untuk kelas ASB1000, Lucky menjelaskan bahwa Andi Farid Izdihar masih berada di posisi kedelapan. AHRT berharap pembalap yang biasa disapa Gilang itu bisa tampil lebih baik dan meningkatkan posisinya di dua race terakhir.

Selain itu, Lucky juga menyoroti tingkat kompetitif para rival dari Thailand dan Malaysia, yang terlihat menambah tensi balapan dan akan membuat final ARRC 2025 diprediksi bakal berlangsung sengit.

"Saat ini ya dari Thailand juga ada, dari Malaysia juga kompetitif juga. Jadi apa namanya ya di final ini juga banyak tambahan," ujarnya.

Diketahui, sebelumnya Lucky juga telah menekankan bahwa jelang menghadapi seri final Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025, pihaknya berfokus pada upaya pelatihan dan pengelolaan emosi awak balapnya.

Lucky mengakui, aspek psikologis imbas dari meningkatnya tekanan jelang laga final ARRC 2025 tersebut, merupakan salah satu faktor utama dan krusial yang turut menentukan performa ketiga pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) di seri kali ini.

"Apalagi di ARRC 2025 kali ini kan kita juga join di tiga kelas. Di (kelas) AP250, kemudian di SS600, dan di ASB1000. Dan di 250 ini sebenarnya posisi kita pemimpin,” kata Lucky.

Dia mengatakan, dalam seri penutup ARRC 2025 akan digelar di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, pada 5-7 Desember 2025 ini, pembalap AHRT kelas AP250, Fadhillah Arbi Aditama berpeluang menjuarai ARRC 2025. Arbi diketahui tengah memimpin klasemen sementara, dengan mengumpulkan 171 poin dan unggul 36 poin dari peringkat kedua, MD Izam Ikmal, pembalap asal Malaysia.

Menurut Lucky, sebenarnya persiapan pembalap setiap seri tetap sama, misalnya seperti dengan latihan fisik dan latihan riding. Namun khusus pada final round kali ini, para pembalap mendapat tambahan program untuk mengelola emosi dan mental.

“Jadi setelah selama ini bisa mengumpulkan poin dan menjaga jarak yang cukup dengan yang nomor 2, maka di sini kan masih tersisa dua race lagi yang nanti mau dimaksimalkan supaya kami bisa memenangkan ARRC 2025 ini,” ujarnya.