Guardiola Akui Chelsea Mengerikan, Tapi...
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, semakin kagum dengan perkembangan Chelsea musim ini. Ia menilai The Blues tampil makin solid di bawah Enzo Maresca dan bisa menjadi pesaing serius dalam perebutan gelar Premier League.
City sendiri baru saja melewati drama sembilan gol saat menang 5-4 atas Fulham di Craven Cottage, Selasa malam waktu setempat. Kemenangan itu membuat The Citizens hanya berjarak dua poin dari pemuncak klasemen, Arsenal.
Meski sempat unggul 5-1 di menit ke-54, City dibuat panik setelah Fulham mencetak tiga gol dalam 21 menit dan memaksa laga berakhir menegangkan.
Arsenal berpeluang memperlebar jarak menjadi lima poin jika sukses mengalahkan Brentford di Emirates Stadium, Rabu malam.
Sementara Chelsea, yang baru mengamankan hasil imbang 1-1 melawan Arsenal meski bermain dengan 10 pemain, akan kembali menipiskan jarak dengan City bila menang atas Leeds United.
Guardiola mengakui, bukan cuma Arsenal yang membuatnya waspada. Chelsea juga dianggap berkembang luar biasa.
“Arsenal sangat kuat dan solid,” ujar Guardiola. “Kalau kami terpeleset sedikit saja, akan sangat sulit menyalip mereka. Premier League itu panjang, tapi kami tahu apa yang harus kami lakukan.”
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa kompetisi masih jauh dari kata selesai.
“Saya ini manajer paling tua di Premier League, sudah cukup pengalaman melihat persaingan panjang. Kami pernah menjuarai liga meski di Desember, Januari, atau Februari kami berada di belakang,” katanya.
Guardiola lalu memberi pujian khusus kepada Chelsea. “Chelsea makin mengesankan setiap hari bersama Enzo (Maresca). Tapi sekali lagi, Premier League panjang dan banyak yang bisa terjadi.”
Di sisi lain, Maresca memilih merendah saat ditanya peluang Chelsea merebut gelar. “Kita masih Desember. Kalau Februari atau Maret kami masih di posisi sekarang, barulah kami bicara soal gelar,” ucap Maresca.
Ia menilai jadwal padat bisa menjadi penentu. “Dari laga melawan Leeds, kami punya delapan pertandingan di Desember, delapan lagi di Januari. Dua bulan yang sangat rumit. Kalau bisa bertahan sampai Maret, baru kita lihat,” tegasnya.