Greenpeace Minta NU-Muhamadiyah Pikirkan Ulang soal Tawaran Kelola Tambang, Singgung Ajaran Agama Menjaga Bumi

Ketua Tim Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, Arie Rompas
Ketua Tim Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, Arie Rompas

 Greenpeace minta Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah memikirkan ulang soal tawaran pengelolaan tambang dari pemerintah.

Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, Arie Rompas mengungkapkan bahwa kegiatan tambang dapat memicu terjadinya kerusakan alam dalam hal ini hutan.

Sebab, aktivitas tambang juga dapat mengakibatkan kerugian masyarakat, pasalnya dampak yang diberikan terjadinya bencana alam.

"(Tambang) akan berdampak pada daya dukung lingkungan, tentu akan mempengaruhi kesejahteran masyarakat kalau misalnya lingkungan rusak, dan kalau rusak dan terjadi deforestasi itu juga bisa memicu bencana," katanya kepada tvOnenews, dikutip Rabu 3 Desember 2025.

Ilustrasi Lambang Muhammadiyah

"Ini seharusnya yang menjadi pembelajaran, bagi organisasi-organisasi yang sudah menerima tambang untuk berpikir ulang, karena mereka yang punya hak untuk menyatakan tidak menerima tawaran untuk mengelola tambang," sambungnya.

Di sisi lain Arie juga mengungkapkan bahwa dari sisi perintah agama pentingnya untuk menjaga atau merawat bumi.

Sehingga para tokoh agama yang berada di dalam organisasi keagamaan untuk memikirkan ulang soal tawaran-tawaran pengelolaan tambang.

"Kalau tambang sudah pasti berdampak terhadap lingkungan, kemudian ini penting dilihat dalam konteks pemimpin agama untuk berpikir ulang, bahkan bisa jadi kita didorong untuk pertaubstan ekologi karena kerusakan oleh perilaku manusia," jelasnya.

logo Nahdlatul Ulama

logo Nahdlatul Ulama

Sementara itu Arie mengaku bahwa yang ia ketahui saat ini organisasi keagamaan yang diiizinkan untuk mengelola tambang yakni NU dan Muhammadiyah.

"Jadi penting dipikirkan ulang sebenarnya, karena itu tergantung dengan organisasi-organisasi keagamanaan, karena yang kami lihat yang menerima itu hanya NU dan Muhammadiyah," tandasnya.

tvOnenews/Aldi Herlanda