Kabar Duka, Aktor Gary Iskak Meninggal Dunia Setelah Kecelakaan Motor

Gary Iskak, kecelakaan motor, profil Gary Iskak, Gary Iskak Meninggal Dunia, Kabar Duka, Aktor Gary Iskak Meninggal Dunia Setelah Kecelakaan Motor, Jenazah Akan Disemayamkan di Rumah Duka, Kabar Duka Disampaikan Melalui Media Sosial, Profil Gary Iskak, Penghargaan dan Kontroversi dalam Karier Gary Iskak

Aktor Gary Iskak dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (29/11/2025) setelah mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor. 

Berdasarkan pesan duka yang diterima Kompas.com, Gary menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Suyoto pada pukul 09.24 WIB.

"Innalillahi wa innailaihi roji'un. Telah berpulang ke Rahmatullah Mohamad Gary Iskak bin Irwan Santoso Iskak," demikian isi pesan tersebut.

Jenazah Akan Disemayamkan di Rumah Duka

Pesan tersebut juga menyampaikan bahwa jenazah Gary Iskak akan disemayamkan di rumah duka kawasan Gintung. 

"Mohon dimaafkan segala kesalahan dan kekhilafan almarhum," lanjut pesan yang disampaikan keluarga, termasuk ibunda Winny Iskak dan istri Richa beserta anak-anaknya.

Kabar Duka Disampaikan Melalui Media Sosial

Musisi Ade Jigo, personel band Teamlo, menjadi salah satu yang pertama membagikan kabar duka ini. 

Lewat media sosialnya, Ade membagikan video terkait kecelakaan tersebut.

"Innalillahi wa innailaihi rajiun" tulisnya pada unggahan berikutnya. Saat dikonfirmasi melalui telepon, Ade Jigo menyebutkan bahwa ia menerima kabar tersebut melalui grup WhatsApp Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI). 

"Dapat kabar itu pun dari WA Grup-nya PaSKI, dan itu valid A1 kalau beliau meninggal di Rumah Sakit Suyoto tadi pagi," ujar Ade.

Tora Sudiro, sesama aktor, juga mengungkapkan rasa duka mendalam. Tora mengunggah foto Gary Iskak dan menulis, "Innalillahi wa innailaihi rajiun". 

Sementara itu, artis Ferry Maryadi membagikan foto rumah duka Gary dengan caption "Rumah duka @iskak_gary..pileuleuyan mangGer" disertai emoji sedih. 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai waktu dan lokasi pemakaman jenazah.

Profil Gary Iskak

Gary Iskak adalah aktor kelahiran Bogor, Jawa Barat pada 10 Juli 1973. Ia merupakan aktor berdarah Indonesia-Belanda yang memulai karier aktingnya pada tahun 2000.

Gary pertama kali tampil di layar lebar melalui film Bintang Jatuh, memerankan karakter seorang ayah. 

Sejak saat itu, wajah Gary Iskak muncul di film-film Indonesia hampir setiap tahun hingga 2021.

Beberapa film terkenal yang dibintangi Gary antara lain Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, Warkop DKI Reborn 3, Keluarga Tak Kasat Mata, 7 Misi Rahasia Sophie, hingga Pocong 3.

Tak hanya di layar lebar, Gary juga tampil di berbagai sinetron seperti Hidayah, Dongeng, Heart Series 2, ABG Jadi Manten, dan Kun Anta 2. 

Ia juga membintangi serial web dan beberapa FTV. Selain itu, Gary pernah menjadi model untuk video musik.

Penghargaan dan Kontroversi dalam Karier Gary Iskak

Pada 2007, Gary Iskak dianugerahi Pemeran Pendukung Pria Terbaik oleh Indonesian Movie Actors Awards lewat film D'Bijis. 

Namun, karier Gary tidak lepas dari kontroversi. Pada tahun 2007, ia sempat terjerat kasus narkoba, ditangkap karena penyalahgunaan sabu dan dipenjara hingga akhir 2008.

Kehidupan pribadi Gary Iskak juga menarik perhatian publik. Ia pernah menikah dengan Sabrina R pada 1999, namun pernikahannya berakhir pada 2009. 

Gary kembali menikah dengan Richa Novisha, namun hubungan itu juga kandas dalam waktu singkat. 

Dari tiga pernikahannya, Gary dikaruniai empat anak. Ia juga sempat mengalami kemunduran karier akibat masalah kesehatan, termasuk penyakit liver dan hepatitis C.

Meskipun perjalanan hidup dan karier Gary Iskak penuh dengan tantangan, ia akan selalu dikenang sebagai salah satu aktor terbaik Indonesia.

Gary Iskak meninggalkan kenangan manis di dunia hiburan, yang telah ia geluti selama lebih dari dua dekade.

Sebagian artikel telah tayang di Kompas.com dengan judul: dan Profil Gary Iskak, Aktor yang Sudah 2 Kali Terseret Kasus Narkoba. 

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang