Klub Calvin Verdonk Sampaikan Pesan Menyentuh untuk Korban Bencana Sumatra
Klub Prancis Lille menunjukkan kepedulian mendalam atas bencana besar yang melanda Sumatra. Dalam unggahan di Instagram, mereka menyampaikan doa dan solidaritas untuk para korban banjir bandang dan longsor yang menewaskan ratusan jiwa.
“Hati dan pikiran kami bersama seluruh korban terdampak bencana di Aceh, Sumbar, dan Sumut,” tulis Lille sembari menampilkan foto bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk.
Seperti diketahui, banjir bandang dan tanah longsor menghajar sejumlah wilayah di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dalam beberapa hari terakhir. BNPB mencatat jumlah korban meninggal sudah mencapai 303 jiwa. Sumatra Utara menjadi wilayah paling terdampak dengan 166 korban, disusul Sumbar 90 orang, dan Aceh 47 orang.
Bencana besar ini merusak puluhan kabupaten dan kota, memutus akses, serta memaksa ribuan warga mengungsi. Situasi diperparah cuaca ekstrem yang terus menyelimuti wilayah tersebut.
Di tengah suasana duka, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa mendalam dalam pidatonya pada peringatan Hari Guru Nasional di Jakarta, Jumat (28/11).
“Pada saat sekarang kita merasakan bahwa ada saudara-saudara kita yang mengalami duka akibat bencana alam di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Tentunya kita berdoa agar mereka senantiasa dilindungi oleh Yang Maha Kuasa, diringankan duka dan penderitaan mereka,” ujar Prabowo.
Prabowo menegaskan pemerintah langsung bergerak cepat sejak hari pertama bencana terjadi. Bantuan disalurkan melalui jalur darat dan udara, meski kondisi di lapangan sangat menantang. Cuaca buruk membuat helikopter dan pesawat sering kesulitan mendarat.
Hingga saat ini, pemerintah telah mengirimkan bantuan menggunakan tiga pesawat Hercules C-130 dan satu pesawat A-400. Proses distribusi akan terus dilakukan menyesuaikan kebutuhan warga terdampak.
Ungkapan solidaritas Lille menambah panjang daftar dukungan internasional bagi Indonesia. Sementara itu, publik berharap situasi di Sumatra segera membaik dan proses evakuasi serta pencarian korban bisa berjalan lebih cepat.