Verrell Bramasta Getol Dorong Naturalisasi dan Pembinaan Atlet, dari Tenis Meja hingga Dayung

Verrell Bramasta
Verrell Bramasta

 Sosok Verrell Bramasta selama ini dikenal publik sebagai artis dan figur media. Namun kini, kiprahnya mulai mencuri perhatian di dunia olahraga nasional. Setelah resmi menjadi Anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Dapil Jawa Barat VII, Verrell menunjukkan keberpihakan yang kuat pada pembinaan olahraga, terutama bagi atlet daerah, atlet disabilitas, dan cabang non-unggulan.

Tidak hanya hadir secara simbolis, Verrell terjun langsung berinteraksi dan merasakan perjuangan atlet. Saat menghadiri Fun Paralympic Karawang, Verrell ikut bermain tenis meja dan voli duduk bersama atlet disabilitas. “Baru kali ini saya merasakan betapa menantangnya voli duduk. Saya benar-benar salut dengan dedikasi para atlet,” ujar Verrell.

Perjuangkan Naturalisasi dan Kesetaraan Pembinaan Atlet

Sebagai anggota parlemen, Verrell mendorong kebijakan naturalisasi untuk memperkuat Timnas Putri Indonesia, yang selama ini kurang mendapat perhatian. Ia juga mengawal pemerataan fasilitas pembinaan di daerah-daerah, termasuk atlet dari cabang olahraga non-DBON dan atlet disabilitas.

Verrell menemukan fakta miris saat mengunjungi atlet dayung Purwakarta yang hanya berlatih menggunakan alat gym rakitan dari barang bekas. Tanpa banyak bicara, Verrell memberikan peralatan gym lengkap, bantuan gizi, hingga menanggung biaya sewa lokasi latihan selama satu tahun.

“Jangan sampai olahraga kita semangatnya hanya ada di tribun, tapi lemah di kebijakan,” tegasnya.

Olahraga Sebagai Alat Pemersatu dan Pembangun Bangsa

Visi Verrell terhadap olahraga tidak sebatas kompetisi dan prestasi. Ia melihat olahraga sebagai sarana membangun karakter bangsa dan inklusivitas sosial. Menurutnya, atlet daerah dan disabilitas adalah aset nasional yang harus mendapatkan perlakuan setara.

Verrell Bramasta

Energi mudanya membuat ia diterima baik oleh komunitas olahraga, mulai dari atlet tenis meja, dayung, voli duduk, hingga pegiat olahraga di tingkat akar rumput.

Tak Hanya Olahraga: Pendidikan, Budaya, dan Anak Muda Jadi Perhatiannya

Meski fokus pada olahraga, Verrell juga aktif memperjuangkan sektor pendidikan. Ia menyoroti nasib guru honorer yang puluhan tahun mengabdi tanpa status dan gaji layak. “Saya tidak ingin lagi melihat guru-guru honorer yang sudah mengajar belasan tahun tetap hidup dengan gaji tiga ratus ribu,” tegasnya.

Kunjungan kerja ke Purwakarta menghasilkan pembangunan PAUD Az-Zahra senilai Rp619 juta. Gedung yang dulunya hanya menumpang di pendopo warga kini berdiri megah dengan ruang kelas, administrasi, dan fasilitas sanitasi.

Di sektor budaya, Verrell menyalurkan bantuan Rp100 juta untuk kostum tari, instrumen musik tradisional, hingga alat kesenian. Ia juga menginisiasi digitalisasi budaya melalui museum imersif dan publikasi seni lewat media sosial. “Seni dan budaya adalah jantung peradaban. Tugas kita membuatnya relevan di era digital,” katanya.

Modal Hiburan, Bekerja untuk Rakyat

Sebelum menjadi politisi, Verrell dikenal sebagai aktor dengan puluhan sinetron, film, dan web series. Ia pernah meraih penghargaan SCTV Awards 2017 sebagai Aktor Utama Paling Ngetop. Pengalaman di dunia kreatif menjadikannya komunikatif, mudah diterima masyarakat, dan dekat dengan generasi muda.

Tak hanya itu, setiap ulang tahunnya, Verrell memilih merayakan secara sederhana dengan mengunjungi panti asuhan, serta memberikan bantuan alat musik dan perlengkapan olahraga bagi anak-anak.

“Saya tidak minta apa-apa. Saya hanya mohon doa dari masyarakat, terutama untuk keluarga dan seluruh tim yang telah bekerja bersama dalam setiap program,” tutupnya.

Verrell Bramasta membuktikan bahwa olahraga bukan sekadar ajang hiburan, tetapi menjadi alat perjuangan, pemberdayaan, dan inklusi sosial. Dari lapangan voli duduk hingga meja kebijakan Senayan, ia mencoba membawa perubahan nyata untuk atlet dan olahraga Indonesia.